REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Buah segar kerap dianggap lebih sehat dibandingkan buah beku. Padahal, buah yang disimpan dalam kondisi beku dapat memiliki kandungan nutrisi yang tidak kalah, bahkan pada beberapa jenis vitamin dan antioksidan, kadarnya bisa lebih tinggi.
Buah segar maupun beku sama-sama mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Mengonsumsi keduanya secara bervariasi dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus mendukung kesehatan seiring bertambahnya usia.
Dikutip dari Health, Jumat (23/10/2026), sejumlah penelitian menunjukkan kadar vitamin C dan vitamin E pada buah beku bisa sedikit lebih tinggi dibandingkan buah segar. Buah beri yang dibekukan juga diketahui memiliki kadar antioksidan pelindung sel lebih tinggi dibandingkan buah beri segar.
Namun, kandungan antioksidan tersebut dapat berkurang setelah buah disimpan dalam freezer selama beberapa bulan. Mengutip materi kesehatan yang membahas perbandingan buah segar dan beku, menambah konsumsi buah sebanyak 100 gram per hari berpotensi menurunkan risiko sejumlah penyakit, termasuk kanker lambung, kanker kolorektal, penyakit jantung, dan diabetes.
Salah satu keunggulan buah beku adalah harganya yang cenderung lebih terjangkau, terutama untuk buah yang sedang tidak musim. Buah beri, misalnya, biasanya dibekukan saat berada pada puncak kesegarannya.
Buah beku juga memiliki masa simpan lebih panjang sehingga dapat mengurangi risiko buah terbuang karena membusuk. Kondisi ini memudahkan keluarga menyimpan persediaan buah untuk dikonsumsi sewaktu-waktu.