Jumat 16 Oct 2026 07:31 WIB

Benarkah Jalan Kaki 10 Ribu Langkah Setiap Hari Bisa Cegah Kanker?

Mencapai 10 ribu langkah setiap hari bukan perkara mudah bagi semua orang.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Jalan kaki (ilustrasi). Berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, menjaga berat badan, mengurangi gejala kecemasan dan depresi, sekaligus meningkatkan kepadatan tulang.
Foto: Dok. Magnific
Jalan kaki (ilustrasi). Berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, menjaga berat badan, mengurangi gejala kecemasan dan depresi, sekaligus meningkatkan kepadatan tulang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berjalan kaki merupakan salah satu bentuk olahraga yang paling sederhana dan mudah dilakukan, serta menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental. Berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, menjaga berat badan, mengurangi gejala kecemasan dan depresi, sekaligus meningkatkan kepadatan tulang.

Beberapa penelitian menunjukkan berjalan kaki secara teratur dapat menurunkan risiko terkena berbagai jenis kanker. Namun, ada anggapan bahwa manfaat tersebut baru bisa diperoleh dengan berjalan 10 ribu langkah setiap hari. Apakah itu benar?

Baca Juga

Dokter spesialis onkologi, dr Vartika Vishwani, mengatakan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Menurut dia, manfaat berjalan kaki dalam menurunkan risiko kanker dapat diperoleh bahkan sebelum mencapai 10 ribu langkah per hari.

Vishwani merujuk pada sebuah studi tahun 2025 yang memantau 85 ribu peserta dari Inggris menggunakan perangkat pelacak aktivitas. Para peneliti mengkaji hubungan antara jumlah langkah harian dengan risiko terkena kanker.

"Dibandingkan dengan 5 ribu langkah per hari, berjalan 7 ribu langkah dapat menurunkan risiko kanker sebesar 11 persen. Lalu berjalan 9 ribu langkah dapat menurunkan risiko kanker sebesar 16 persen. Hubungan ini mulai menunjukkan pola mendatar ketika jumlah langkah di kisaran 9 ribu per hari," jelas Vishwani dilansir laman NDTV, Kamis (15/10/2026).

Menurut Vishwani, berjalan kaki dapat membantu melindungi tubuh dari kanker dengan beberapa cara. Antara lain mengurangi peradangan sistemik, meningkatkan sensitivitas insulin dan kesehatan metabolik, membantu pengelolaan berat badan di mana obesitas merupakan faktor risiko utama untuk beberapa jenis kanker, serta mendukung sistem kekebalan tubuh dalam mendeteksi dan menyasar sel-sel abnormal sejak dini.

Sementara itu, tolok ukur 10 ribu langkah sehari sebenarnya berasal dari sebuah kampanye pemasaran di Jepang pada tahun 1960-an. Seiring waktu, angka tersebut diadopsi sebagai pedoman umum untuk menjaga gaya hidup aktif. Target ini dianggap bisa mendorong seseorang untuk bergerak lebih aktif dan mendapat berbagai manfaat kesehatan tanpa harus melakukan olahraga berat.

Meski demikian, mencapai 10 ribu langkah setiap hari bukan perkara mudah bagi semua orang. Kesibukan, keterbatasan waktu, dan kondisi fisik dapat menjadi hambatan untuk memenuhi target tersebut secara konsisten.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi