Rabu 30 Sep 2026 16:05 WIB

Gaga Hadirkan Seri Teh Berbasis Melati Indonesia

Teh yang digunakan berasal dari perkebunan di Ciwidey dan Cirebon.

Teh asal Thailand Gaga menggunakan teh melati Indonesia sebagai basis Jawara Tea Series.
Foto: dok Republika
Teh asal Thailand Gaga menggunakan teh melati Indonesia sebagai basis Jawara Tea Series.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Merek minuman asal Thailand, Gaga, memperkenalkan Jawara Tea Series yang menggunakan teh melati Indonesia sebagai bahan utama. Rangkaian minuman tersebut dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia di tengah pertumbuhan industri teh dan kopi modern di Asia Tenggara.

Gaga merupakan bagian dari Minor Food Group Indonesia. Seri Jawara terdiri atas sejumlah varian, yakni Jawara Pure Tea, Jawara Milk Tea, Jawara Pandan Gula Aren Milk Tea, dan Jawara Ube Pudding. Indonesia menjadi salah satu pasar utama di Asia Tenggara untuk gerai teh dan kopi modern. Nilai pasar kategori tersebut diproyeksikan mencapai 3,51 miliar dolar AS pada 2025.

Baca Juga

Di tengah persaingan kategori minuman teh modern, Gaga melihat peluang untuk mengembangkan produk dengan menggunakan bahan yang lebih dekat dengan selera konsumen Indonesia. Setelah dikenal dengan produk Thai tea, Gaga kini menggunakan teh melati Indonesia sebagai basis Jawara Tea Series. Teh tersebut bersumber dari wilayah Jawa dan dikembangkan menjadi sejumlah racikan minuman modern.

Racikan teh untuk seri tersebut dikembangkan bersama tea sommelier Ratna Soemantri. Komposisinya memadukan teh sangrai dari Perkebunan Teh Dewata di Ciwidey, Jawa Barat, teh melati dari Cirebon, Jawa Barat, serta aroma gardenia. Perpaduan tersebut menghasilkan karakter teh dengan cita rasa sangrai dan nuansa floral, sembari mempertahankan karakter teh melati yang menjadi bahan utamanya.

Country Director Minor Food Group Indonesia Cristina Hernandez mengatakan pengembangan Jawara dilakukan dengan melihat kebiasaan konsumen Indonesia dalam menikmati teh. “Kami melihat peluang untuk mengangkat sesuatu yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, yaitu teh melati, dan mengemasnya dalam sebuah ekspresi baru melalui Gaga,” ujar Cristina, dikutip dari siaran pers, Rabu (30/9/2026).

Menurut dia, Jawara menggunakan teh melati Indonesia yang bersumber dari Jawa. Pengembangan produk tersebut, kata dia, diharapkan turut memperkenalkan karakter teh lokal kepada konsumen yang lebih luas.

Selain Jawara Pure Tea yang menampilkan karakter teh secara lebih sederhana, Gaga menghadirkan varian Milk Tea, Pandan Gula Aren Milk Tea, serta Ube Pudding. Varian tersebut memadukan karakter teh dengan rasa susu, gula aren, pandan, dan ube.

Cristina mengatakan pengembangan seri tersebut juga dilakukan untuk menunjukkan beragam karakter teh melati Indonesia dan menyesuaikannya dengan pola konsumsi minuman masyarakat saat ini. “Teh tidak lagi terbatas pada satu momen tertentu. Teh dapat menjadi bagian dari hari yang produktif, menemani momen kreatif, menyegarkan setelah berolahraga, atau sekadar dinikmati bersama teman dan orang-orang tersayang,” katanya.

Jawara Tea Series kini tersedia di gerai GAGA di Indonesia. Harga minuman berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 42 ribu, tergantung varian dan ukuran.

Berita Lainnya

Rekomendasi