REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat kasus influenza A di Indonesia mengalami peningkatan. Hingga 12 September 2026, proporsi positif influenza dalam pemeriksaan laboratorium mencapai 38 persen pada pekan ke-35, meningkat 22 persen pada pekan sebelumnya.
Mayoritas kasus yang ditemukan merupakan influenza A (H1N1)pdm09. Sementara itu, 33 persen kasus yang terdeteksi terjadi pada anak-anak berusia nol hingga 4 tahun.
Menanggapi hal ini, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus health coach, dr Kasim Rasjidi, mengatakan influenza A yang saat ini marak bukanlah penyakit baru. Influenza tipe A merupakan salah satu jenis virus influenza yang menyerang sistem pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan hingga paru-paru.
Influenza A biasanya meningkat pada masa pancaroba atau peralihan musim yang menyebabkan daya tahan atau sistem kekebalan tubuh menurun.
"Terus apa yang membedakan Influenza A dan batuk pilek biasa? Pada dasarnya sama-sama disebabkan virus. Virusnya beda, tapi perilakunya sama," kata dr Kasim saat dihubungi Republika, Senin (28/9/2026).
la menjelaskan berat-ringannya gejala influenza dapat berbeda pada setiap orang. Kondisi tersebut bergantung pada sejumlah faktor, seperti usia, kondisi kesehatan sebelum terkena infeksi, penyakit lain yang sedang dialami, serta obat yang sedang dikonsumsi.
Salah satu ciri influenza A adalah gejalanya dapat muncul secara mendadak. Seseorang yang sebelumnya masih terlihat sehat dapat tiba-tiba mengalami demam tinggi hingga lebih dari 38 derajat Celsius.
"Selain demam, gejala influenza A dapat berupa batuk, pilek dan sakit tenggorokan. Gejala tersebut dapat muncul bersamaan maupun menyusul. Infeksi juga dapat disertai menggigil dan penurunan nafsu makan," kata dr Kasim.
la mengatakan anak-anak dan individu lanjut usia menjadi kelompok yang cenderung lebih rentan terpapar influenza A. Untuk itu masyarakat disarankan menjaga imunitas dengan aktif bergerak dan mendapatkan paparan sinar matahari pagi.
"Untuk yang sedang terkena infeksi, usahakan pakai masker, hindari salaman. Buat muslim, kalau ke masjid bawa sajadah pribadi," kata dia.