Rabu 02 Sep 2026 09:17 WIB

Makin Dini Anak Main Medsos, Makin Tinggi Risiko Depresinya?

Rata-rata mereka pertama kali mulai menggunakan media sosial adalah 11 tahun.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Ilustrasi anak bermain media sosial (medsos). Anak yang tidak diberi akses media sosial sedari dini dinilai lebih sehat secara mental.
Foto: Republika/Daan Yahya
Ilustrasi anak bermain media sosial (medsos). Anak yang tidak diberi akses media sosial sedari dini dinilai lebih sehat secara mental.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anak yang tidak diberi akses media sosial sedari dini dinilai lebih sehat secara mental. Hal ini merujuk pada penelitian UNSW Sidney, yang menunjukkan bahwa usia saat anak pertama kali menggunakan media sosial terkait dengan kesehatan mental.

Penelitian tersebut melibatkan 365 remaja di Australia berusia 10 hingga 15 tahun bersama salah satu orang tua mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa remaja yang mulai menggunakan media sosial pada usia lebih muda melaporkan lebih banyak gejala kecemasan dan depresi.

Baca Juga

Dalam studi ini, para peserta ditanya apakah mereka pernah menggunakan media sosial, berapa usia mereka ketika pertama kali menggunakannya, serta apakah saat penelitian berlangsung mereka masih memiliki akun media sosial. Mereka juga diberi pertanyaan untuk mengukur gejala kecemasan dan depresi.

Para peneliti menemukan bahwa 70 persen remaja telah menggunakan media sosial, sekitar setengahnya sudah memiliki akun media sosial. Sementara itu, usia rata-rata mereka pertama kali mulai menggunakan media sosial adalah 11 tahun.

photo
Anak memegang ponsel (ilustrasi).  - (Dok. Freepik)

 

Peneliti studi utama Susanne Schweizer mengatakan timnya terkejut bahwa usia saat anak pertama kali menggunakan media sosial lebih penting bagi kesehatan mental, dibandingkan sekadar apakah seorang anak memiliki akun. "Yang mengejutkan kami adalah usia anak-anak pertama kali mulai menggunakan media sosial tampaknya lebih berpengaruh terhadap kesehatan mental mereka. Ini menunjukkan bahwa menunda paparan pertama anak terhadap media sosial bisa membuat mentalnya lebih sehat," kata kepala peneliti studi Susanne Schweizer dilansir laman UNSW Sidney, Rabu (2/9/2026).

Penelitian ini juga menemukan bahwa larangan media sosial bagi remaja di Australia tidak membuat mereka sepenuhnya ingin berhenti menggunakan media sosial. Hanya sekitar seperempat anak berusia 10-15 tahun yang mengaku berniat berhenti menggunakan media sosial.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi