REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan penggemar BTS melakukan aksi demonstrasi di Santiago, Cile, pada Ahad (5/7/2026) waktu setempat. Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap keputusan Pemerintah Cile yang melarang penggunaan stadion utama Estadio Nacional untuk konser "Arirang" BTS.
Dalam aksi tersebut, para penggemar mengenakan pakaian ungu, membawa balon ungu, serta membawa spanduk bertuliskan "BTS ke Stadion Nasional". Mereka kemudian berbaris menuju Istana Kepresidenan La Monade sambil menyanyikan lagu-lagu BTS.
BTS dijadwalkan untuk menggelar konser di Estadio Nacional Santiago pada 14 hingga 17 Oktober, dengan estimasi penonton mencapai lebih dari 48 ribu penonton untuk setiap pertunjukan. Namun agenda konser tersebut kini berada dalam ketidakpastian setelah Instituto Nacional de Deportes (IND), lembaga yang berwenang memberikan izin penggunaan stadion Estadio Nacional menolak mengesahkan penggunaan stadion untuk konser BTS.
Menurut laporan media lokal, keputusan itu diambil setelah dilakukan peninjauan teknis dan operasional terhadap rencana penyelenggaraan konser. IND menyatakan konsep panggung 360 derajat yang akan ditempatkan di tengah lapangan berpotensi merusak rumput di stadion.
Sebagaimana konser BTS di negara lain, panggung akan dipasang di bagian tengah lapangan sehingga membutuhkan proses pemasangan dan pembongkaran dalam waktu yang cukup lama. Menurut IND, struktur panggung tersebut diperkirakan memberikan beban sekitar 600 ton di atas lapangan.
Lembaga tersebut juga menilai penutupan lapangan dalam waktu lama tidak memberikan cukup waktu bagi rumput untuk pulih sebelum agenda olahraga yang dijadwalkan, termasuk pertandingan tim nasional sepak bola putra Chili pada November mendatang. "Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan teknis dan keberlangsungan stadion terkait kondisi lapangan rumput hibrida alami stadion Estadio Nacional," demikian menurut keterangan IND dikutip dari Korea Herald, Selasa (7/7/2026).
Menteri Olahraga Cile, Natalia Duco, mengatakan konser BTS tidak berarti akan dibatalkan secara permanen. la mengatakan konser berpeluang tetap digelar apabila desain panggung diubah, sehingga tidak mengganggu jadwal kegiatan olahraga di stadion.