Senin 27 Apr 2026 16:41 WIB

Bantu Anak Hadapi Stres Sekolah dengan 5 Langkah Praktis Ini

Tekanan akademik yang konstan bisa membuat anak mengalami kelelahan secara emosional.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Anak burnout (ilustrasi). Kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat stres berkepanjangan
Foto: Dok. Freepik
Anak burnout (ilustrasi). Kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat stres berkepanjangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Burnout selama ini identik dengan tekanan kerja pada orang dewasa. Namun, kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat stres berkepanjangan itu juga dapat dialami anak-anak yang sudah bersekolah.

Pakar kesehatan mental dan kepala kesejahteraan mental di Roundglass Living, Prakriti Poddar, mengatakan tekanan akademik yang konstan dapat membuat anak mengalami kelelahan secara emosional. Ketika terlalu dituntut untuk memiliki nilai bagus, anak juga berisiko mengalami stres dan burnout.

Baca Juga

photo
Anak burnout (ilustrasi). (Dok. Freepik)

 

"Burnout akademik telah menjadi epidemi yang diam-diam, dan dapat muncul berbeda pada setiap anak. Pada sebagian anak, ini muncul sebagai perfeksionisme dan kecemasan. Pada yang lain, ini terlihat sebagai penarikan diri dari hal-hal yang mereka sukai," kata Prakriti dikutip dari Hindustan Times, Senin (27/4/2026).

Gejala burnout pada anak pun beragam. Sebagian anak cenderung memendam tekanan dan terus memaksakan diri, sedangkan yang lain menunjukkan perubahan perilaku seperti menjadi lebih pendiam, gelisah, mudah marah, atau kehilangan minat.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement