REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) pada anak laki-laki dinilai krusial untuk mencegah infeksi HPV. Virus yang memiliki lebih dari 150 tipe tersebut berpotensi memicu kanker penis, anus, dan kanker orofaring pada pria. Karenanya, penting bagi orang tua untuk melindungi buah hati dari virus HPV melalui vaksin.
Ketua Satuan Tugas Imunisasi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof dr Hartono Gunardi, mengatakan kesadaran mengenai pentingnya vaksin HPV pada anak laki-laki perlu ditingkatkan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
"Menurut saya, bisa ya melalui BIAS. Program ini, kan biasanya fokus pada imunisasi Campak-Rubella (MR) dan Difteri Tetanus (DT). Tapi sebetulnya juga bisa diberikan vaksin HPV pada anak perempuan dan laki-laki," kata dr Hartono dalam diskusi media di Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).
la menekankan pentingnya pencegahan infeksi HPV sejak dini. Menurut Prof Hartono, sistem kekebalan tubuh anak merespons paling kuat pada usia 9-13 tahun, sehingga efektivitas pencegahan maksimal diraih jika dimulai pada periode ini, sebelum mereka terpapar risiko di masa dewasa.
"Memberikan imunisasi HPV pada anak usia sekolah dasar adalah langkah optimal untuk memperoleh respons imun maksimal," kata dia.