Rabu 08 Apr 2026 14:31 WIB

Jimmy Kimmel Sindir Trump Soal Ancaman Serangan ke Iran

Jimmy Kimmel Sindir Trump Soal Ancaman Serangan ke Iran

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Indira Rezkisari
Jimmy Kimmel
Foto: EPA
Jimmy Kimmel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presenter sekaligus komedian Jimmy Kimmel kembali menyinggung Presiden AS Donald Trump dalam monolog di acara yang dipandunya "Jimmy Kimmel Live!" pada Selasa (7/4/2026) malam. Kali ini Kimmel menyoroti terkait ancaman Trump terhadap Iran.

Kimmel mengatakan bahwa Trump kerap melakukan pola tarik-ulur, di mana ia mengancam namun tak lama menundanya.

Baca Juga

Pada Selasa, lewat unggahan di platform Truth Social, Trump sempat memperingatkan bahwa seluruh peradaban Iran akan mati malam ini dan tidak akan pernah kembali jika Iran tidak menyerah. Tak lama kemudian, ia memutuskan untuk menunda serangan tersebut selama dua pekan ke depan. 

"Trump bilang, 'Saya akan membunuh semua orang besok jam 5 sore, lalu kita panik. Kemudian dia bilang, 'Sebenarnya, saya akan membunuh semua orang dalam dua pekan. Lalu kita tenang, dan dia lupa pernah mengatakannya. Memori dan warna kulitnya seperti ikan mas," kata Kimmel dalam monolognya dilansir dari Variety, Rabu (8/4/2026).

Kimmel juga menilai sikap Trump ibarat seorang karyawan yang teliti karena selalu memberi pemberitahuan dua pekan. la pun menayangkan sejumlah klip yang memperlihatkan Trump yang sering menunda janji atau menanggapi isu sensitif dengan batas waktu dua pekan.

Lebih lanjut Kimmel juga menanggapi pernyataan juru bicara Karoline Leavitt, yang menyatakan hanya Presiden Trump yang tahu keadaan sebenarnya dan apa yang akan dilakukan. "Dan saya bahkan tidak percaya dia mengetahuinya," ujar Kimmel.

Selain itu, Kimmel menyoroti ancaman Trump menghancurkan pembangkit listrik Iran. "Trump bilang pembangkit listrik Iran akan terbakar dan meledak, tidak akan pernah digunakan lagi. Sama seperti toilet di Mar-a-Lago," canda Kimmel.

Kimmel lalu menyinggung paradoks Trump, yang sebelumnya menyebut membiarkan negara sakit dengan kepemimpinan gila memiliki senjata nuklir sebagai kejahatan perang. Kimmel menutup dengan sindiran. “Kalau begitu, masuklah ke penjara sekarang juga karena itulah perahu yang kita naiki sekarang."

Pola tarik ulur Trump ini juga menjadi cemoohan warganet di media sosial. Banyak dari warganet yang menyebut presiden AS tersebut dengan sebutan TACO (Trump Always Chicken Out) alias "Trump selalu takut/mundur".

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement