REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak dari kita yang terbangun pada pagi hari, menatap cermin, dan menghela napas saat melihat lingkaran gelap di bawah mata. Reaksi pertama biasanya adalah menyalahkan begadang semalam atau kurangnya waktu istirahat.
Kita pun bergegas mencari krim mata terlaris yang menjanjikan keajaiban instan. Namun, pernahkah Anda merasa bahwa meski sudah tidur 10 jam dan menghabiskan berbotol-botol serum, lingkaran hitam itu tetap setia bertengger?
Ternyata, "mata panda" tidak sesederhana rasa lelah semata. Menurut seorang dokter spesialis kulit yang berbasis di Hyderabad, India, dr Praneeta Jain, memahami penyebab pasti adalah kunci sebelum memulai perawatan apa pun. Menurut dia, penggunaan krim tanpa mengetahui jenis lingkaran hitam yang dimiliki adalah tindakan yang sia-sia.
"Krim vitamin K tidak akan membantu jika masalah Anda adalah pigmentasi, dan serum pencerah tidak akan berguna jika masalahnya adalah kehilangan volume (cekungan)," ujarnya dikutip dari laman Hindustan Times pada Kamis (3/4/2026).