REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pola makan yang diterapkan seorang remaja ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mental mereka. Hal ini terungkap dalam studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Swansea University.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients ini merupakan tinjauan terhadap 19 studi yang meneliti hubungan antara pola makan dan kesehatan mental pada remaja. Secara umum, hasilnya menunjukkan bahwa pola makan sehat berkaitan dengan lebih rendahnya gejala depresi.
"Sementara itu, pola makan tidak sehat dikaitkan dengan tingkat tekanan psikologis yang lebih tinggi," kata salah seorang peneliti Prof Hayley Young, dilansir Science Daily, Senin (30/3/2026).
Dalam kajian tersebut, peneliti menganalisis enam uji coba terkontrol secara acak dan 13 studi kohort prospektif. Hasilnya menunjukkan bahwa efektivitas suplemen nutrisi tunggal masih belum konsisten.
Sebagai contoh, vitamin D dalam beberapa studi terlihat berpotensi mengurangi gejala depresi pada remaja, namun temuan tersebut tidak seragam. Di sisi lain, pola makan yang lebih seimbang dan konsisten dikaitkan dengan kondisi kesehatan mental yang lebih baik dibandingkan pendekatan yang hanya berfokus pada satu jenis nutrisi.