Selasa 17 Mar 2026 08:57 WIB

Tips Lebaran Sehat: Boleh Makan Opor dan Kue Kering, Asal...

Banyak orang ingin mencicipi semua hidangan Lebaran yang tersedia.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Pekerja menyelesaikan pembuatan kue kering di industri rumahan Butter Cokies Pusaka Kwitang, Jakarta, Senin (25/3/2024). Momen Lebaran identik dengan beragam hidangan khas seperti opor, rendang, gulai, hingga aneka kue dan minuman manis.
Foto: Republika/Prayogi
Pekerja menyelesaikan pembuatan kue kering di industri rumahan Butter Cokies Pusaka Kwitang, Jakarta, Senin (25/3/2024). Momen Lebaran identik dengan beragam hidangan khas seperti opor, rendang, gulai, hingga aneka kue dan minuman manis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Momen Lebaran identik dengan beragam hidangan khas seperti opor, rendang, gulai, hingga aneka kue dan minuman manis. Setelah sebulan menjalani ibadah puasa, tak sedikit orang yang "balas dendam" sehingga cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah lebih banyak.

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Padang, dr Suci Rahmadhani, mengingatkan agar masyarakat tetap memperhatikan pola makan selama Hari Raya Lebaran. Pasalnya, konsumsi makanan secara berlebihan dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi, diabetes melitus, hingga gangguan pencernaan.

Baca Juga

Agar tetap sehat, ia membagikan beberapa tips yang bisa diterapkan dalam menjaga pola makan. Pertama, menjaga porsi makan tidak berlebihan.

"Saat berkunjung ke rumah kerabat, banyak orang ingin mencicipi semua hidangan yang tersedia. Nah sebaiknya kita mencoba dalam porsi kecil, sehingga tidak terlalu berlebihan," kata dr Suci dalam keterangannya, dikutip pada Selasa (17/3/2026).

Tips kedua yakni seimbangkan porsi makanan dalam satu piring. la menekankan bahwa dalam satu piring makanan sebaiknya tetap terdapat karbohidrat, protein, serat, serta vitamin agar kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi.

photo
Opor ayam dan ketupat. - (Republika/Amin Madani)

 

Dokter Suci juga mengingatkan untuk membatasi konsumsi makanan yang tinggi lemak dan garam. Hidangan Lebaran umumnya memiliki kandungan lemak tinggi serta rasa gurih dari garam. Jika dikonsumsi berlebihan, kondisi ini dapat meningkatkan kadar lemak dalam darah.

"Pada pasien hipertensi, makanan dengan kadar garam tinggi juga dapat menyebabkan tekanan darah meningkat sehingga sulit dikontrol," kata dia.

photo
Warga berburu kue kering di Toko Kue Satu Hati, Pasar Jatinegara, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Toko penjualan kue kering yang berada di lantai dasar tersebut mulai diserbu warga untuk membeli sajian saat merayakan Lebaran. Sejumlah warga sengaja berbelanja kue Lebaran lebih awal untuk menghindari kehabisan kue favorit, seperti nastar, kue keju, putri salju dan lainnya. Menurut warga, mereka memilih berbelanja di lokasi ini karena harganya relatif lebih terjangkau, yakni mulai dari Rp80 ribu hingga Rp200 ribu per kilogram, tergantung jenis dan kualitas bahan yang digunakan. - (Republika/Prayogi)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement