REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga kesehatan agar ibadah puasa dapat dijalani dengan optimal. Karena itu, sahur dengan asupan bergizi menjadi bagian penting dalam menjaga kekuatan tubuh selama berpuasa.
Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam Kajian Ramadhan Bersama Energen yang digelar pada Senin (3/3/2026) di Masjid Istiqlal, Jakarta. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya sahur dengan asupan gizi lengkap agar tubuh tetap bertenaga selama menjalani ibadah puasa.
Sebagai salah satu pilihan sarapan praktis bagi keluarga, Energen melalui kegiatan tersebut menegaskan komitmennya untuk mendorong kebiasaan sahur dan sarapan yang lebih berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Kajian Ramadhan ini dihadiri lebih dari 12.000 jamaah yang antusias mengikuti rangkaian acara. Dalam sesi kajian, Habib Ja'far menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan selama bulan Ramadan.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga amanah tubuh. Sahur yang bergizi adalah bentuk ikhtiar agar ibadah kita berjalan lebih optimal,” ujar Habib Ja'far.
Sejalan dengan hal tersebut, dr. Kurniawan Satria Denta menekankan pentingnya komposisi nutrisi saat sahur. Menurut dia, asupan yang mengandung karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral dapat membantu menjaga energi selama berpuasa.
“Sahur yang mengandung kombinasi karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral membantu memperlambat rasa lapar dan menjaga energi lebih stabil sepanjang hari,” jelasnya.
Lihat postingan ini di Instagram