Senin 23 Feb 2026 14:23 WIB

Tips Atur Bujet Bukber Biar Kantong Nggak Jebol

Pentingnya membuat anggaran khusus untuk buka bersama sejak awal Ramadhan.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Mengatur pengeluaran (ilustrasi). Meski menjadi momen bersilaturahim, namun jika tidak diatur dengan bijaksana, agenda buka bersama bisa membuat pengeluaran membengkak.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Mengatur pengeluaran (ilustrasi). Meski menjadi momen bersilaturahim, namun jika tidak diatur dengan bijaksana, agenda buka bersama bisa membuat pengeluaran membengkak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan Ramadhan identik dengan agenda buka bersama (bukber) dengan teman, rekan kerja, komunitas, hingga keluarga besar. Meski menjadi momen bersilaturahim, namun jika tidak diatur dengan bijaksana, agenda buka bersama bisa membuat pengeluaran membengkak.

Perencana keuangan sekaligus pendiri Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini Soetikno, mengatakan pengaturan anggaran menghadapi agenda buka bersama memang penting. Terlebih esensi dari buka bersama adalah menjalin silaturahim di bulan yang penuh berkah.

Baca Juga

"Bukber itu bagus sebetulnya karena kita saling silaturahim dengan teman lama, keluarga, atau rekan kerja gitu ya. Tapi agar keuangan nggak jebol memang harus dihitung dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing," kata Mike saat dihubungi Republika, Senin (23/2/2026).

photo
Warga berfoto usai membeli aneka takjil untuk berbuka puasa yang dijajakan di Bazar Takjil Ramadhan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta, Kamis (19/2/2026). . - (Republika/Prayogi)

 

Untuk lebih jelasnya, berikut tips bijak atur bujet menghadapi agenda buka bersama:

1. Buat anggaran khusus

Mike menekankan pentingnya membuat anggaran khusus untuk buka bersama sejak awal Ramadhan. Misalnya tentukan batas maksimal pengeluaran per acara buka bersama, entah itu Rp100 ribu, Rp250 ribu atau seterusnya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement