Jumat 16 Jan 2026 08:11 WIB

Muncul Memar di Kaki Padahal Enggak Kepentok? Ini Penjelasan Medisnya

Kondisi memar di kaki lebih banyak muncul pada perempuan dibandingkan laki-laki.

Kaki mengalami memar padahal tidak terbentur apapun. (ilustrasi). Memar yang muncul entah dari mana tersebut sering kali berkaitan dengan gangguan perdarahan vaskular ringan yang disebut purpura simplex.
Foto: Dok. Freepik
Kaki mengalami memar padahal tidak terbentur apapun. (ilustrasi). Memar yang muncul entah dari mana tersebut sering kali berkaitan dengan gangguan perdarahan vaskular ringan yang disebut purpura simplex.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak perempuan sering kali mendapati memar kebiruan yang tiba-tiba muncul di area lengan atau kaki tanpa alasan yang jelas. Alih-alih mencari tahu penyebab medisnya, tanda-tanda ini biasanya hanya dianggap sebagai dampak dari sifat ceroboh atau akibat tidak sengaja terbentur benda keras.

Namun, fenomena medis ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang lebih mendalam daripada sekadar masalah koordinasi tubuh. Ahli bedah kaki dan pergelangan kaki yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat, Dr. dr Dana Figura, mencoba membedah fenomena ini untuk memberikan pemahaman baru bagi masyarakat.

Baca Juga

Menurut dia, memar yang muncul entah dari mana tersebut sering kali berkaitan dengan gangguan perdarahan vaskular ringan yang disebut purpura simplex. Kondisi ini sebenarnya bersifat jinak atau tidak berbahaya dalam sebagian besar kasus, namun pola kemunculannya jauh lebih sering ditemukan pada perempuan dibandingkan laki-laki.

 “Banyak orang yang melihat memar acak di kaki mereka hanya berasumsi bahwa mereka ceroboh, padahal itu bisa jadi adalah purpura simplex, penyebab umum mudahnya memar muncul, terutama di lengan atau kaki. Kondisi ini memengaruhi perempuan jauh lebih sering daripada laki-laki,” kata dia dikutip dari laman Hindustan Times pada Jumat (16/1/2026).

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi di bawah jaringan kulit kita? Dokter Figura menunjukkan pada individu tertentu, pembuluh darah kapiler yang terletak tepat di bawah permukaan kulit memiliki struktur yang lebih rapuh. Akibatnya, pembuluh darah kecil ini sangat rentan pecah meski hanya terkena benturan sangat ringan atau tekanan harian yang bahkan tidak kita sadari. Faktor biologis memainkan peran besar di sini.

photo
Anak mengalami lebam tanpa sebab (ilustrasi). - (Dok. Freepik)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement