REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mata sembap atau bengkak tidak hanya disebabkan oleh kurang tidur atau menangis, melainkan juga bisa menjadi indikasi masalah kesehatan lain yang lebih serius. Dokter kulit dr Chiranjiv Chhabra menjelaskan mengapa mata bisa membengkak dan bagaimana cara mengatasinya. Menurut dia, mata sembap merupakan pertanda dari edema periorbital yaitu penumpukan cairan di jaringan halus bawah mata.
Hal ini bisa disebabkan oleh tiga faktor utama. "Penyebabnya sering kali adalah drainase getah bening yang buruk, alergi, atau asupan garam yang tinggi," ujarnya dikutip dari laman Hindustan Times pada Jumat (29/8/2025).
Paparan terhadap faktor-faktor ini, terutama konsumsi garam berlebihan, tidak hanya memicu mata sembap tetapi juga berisiko menyebabkan hipertensi. Hal ini mengindikasikan bahwa pilihan diet memegang peranan krusial dalam kesehatan area mata. Ia mengatakan kondisi mata sembap juga dapat memburuk seiring bertambahnya usia.
"Karena otot dan ligamen di sekitar mata melemah sehingga bantalan lemak menonjol dan menciptakan tampilan sembap," ujarnya.
Untuk mengatasi kondisi ini, dr Chhabra menyarankan beberapa cara, baik untuk penanganan jangka pendek maupun jangka panjang. Sebagai pertolongan pertama, ia merekomendasikan kompres dingin atau penggunaan masker mata dingin.
"Ini dapat dilakukan karena dapat menyempitkan pembuluh darah yang membesar dan mengurangi edema periorbital, memberikan bantuan cepat," ujarnya.
Namun, jika kondisi ini terus berlanjut, pelembap khusus mata bisa menjadi solusi. Dr Chhabra merekomendasikan krim mata yang mengandung bahan-bahan seperti kafein, peptida, atau asam hialuronat. Bahan-bahan tersebut berfungsi untuk meningkatkan sirkulasi mikro, memperkuat lapisan pelindung kulit, serta mengurangi penumpukan cairan.
Selain mata sembap, area bawah mata juga sering menghadapi masalah lain yang umum, yaitu lingkaran hitam. Dia membagikan beberapa tips untuk mengurangi lingkaran hitam. Menurutnya, penggunaan bahan-bahan topikal seperti Vitamin C, asam kojat, atau asam traneksamat sangat efektif karena bahan-bahan ini bekerja terutama pada pigmentasi dan stres oksidatif yang secara bertahap membantu mencerahkan area tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan tabir surya spektrum luas di area sekitar mata, karena paparan sinar UV dapat menyebabkan perubahan warna dan melemahkan kolagen. Jika masalah lingkaran hitam tidak membaik meskipun sudah mendapat tidur yang cukup dan menggunakan krim pencerah, dr Chhabra menyarankan untuk mencari perawatan medis lebih lanjut. Beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan termasuk mesoterapi bawah mata, PRP, atau perawatan laser yang dilakukan oleh profesional.