Kamis 03 Apr 2025 17:42 WIB

Kepulauan Seribu Dikunjungi 14 Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Sebanyak 14.485 wisatawan menyeberang menuju beberapa lokasi di Kepulauan Seribu.

Rep: Antara/ Red: Qommarria Rostanti
Wisatawan bermain banana boat di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Sebanyak 14.485 wisatawan tercatat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kepulauan Seribu selama libur Lebaran.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Wisatawan bermain banana boat di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Sebanyak 14.485 wisatawan tercatat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kepulauan Seribu selama libur Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 14.485 wisatawan tercatat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kabupaten Kepulauan Seribu selama libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat untuk berlibur di wilayah kepulauan tersebut, terutama pada momen libur panjang Lebaran.

"Tercatat sejak Senin (31/3/2025) hingga Rabu (2/4/2025), sebanyak 14.485 wisatawan telah menyeberang dari empat pintu dermaga menuju beberapa lokasi wisata di Kepulauan Seribu," kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan di Jakarta, Kamis (3/4/2025).

Baca Juga

Ia menyebutkan pada Senin (31/3/2025), total ada 2.565 wisatawan. Lalu pada Selasa (1/4/2025) ada 4.627 orang dan Rabu (2/4/2025) sebanyak 7.293 wisatawan. Ia menilai berlibur ke Kepulauan Seribu masih jadi alternatif bagi sebagian orang untuk mengisi libur panjang Idul Fitri dan cuti bersama 2025.

Ia mengatakan jumlah angka kunjungan wisatawan pada libur Lebaran ini meningkat jika dibandingkan hari biasanya karena hanya 500 hingga 1.000 orang saja. "Diperkirakan ramainya wisatawan ini diprediksi sampai Senin (7/4)," kata dia.

Menurut dia, para wisatawan tersebut berkunjung ke Kepulauan Seribu dari empat pintu masuk, yaitu Dermaga Muara Angke, Marina Ancol, Tanjung Pasir dan Dermaga Cituis dan menyeberang ke pulau menggunakan kapal cepat atau tradisional. Untuk tarif kapal tradisional dari Dermaga Muara Angke sekitar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu atau bisa juga menggunakan kapal Dishub DKI Jakarta dengan tarif sekitar Rp44 ribu hingga Rp74 ribu.

Sementara, jika melalui Dermaga Marina Ancol dengan kapal cepat tarifnya berkisar antara Rp175 ribu hingga Rp300 ribu yang waktu tempuhnya lebih cepat dibanding kapal tradisional. Sonti mengatakan wisatawan ini berlibur untuk mengunjungi destinasi yang ada di pulau permukiman, cagar budaya maupun resor.

Kepulauan Seribu menawarkan pilihan menarik bagi wisatawan, baik dari sisi pantai, kehidupan bawah laut, flora dan fauna, kuliner serta keindahan lainnya. "Pulau penduduk masih menjadi lokasi favorit wisatawan. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ini, kami akan terus memperluas promosi destinasi di Kepulauan Seribu,” ujarnya.

Sementara Lurah Pulau Untung Jawa, Sidartawan mengatakan wisatawan mulai ramai berdatangan sejak hari pertama Lebaran. Ia mencatat 2.600 wisatawan telah mengunjungi destinasi wisata di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan.

"Mayoritas wisatawan datang dari Pelabuhan Tanjung Pasir, Tangerang," kata dia.

Menurut dia, selama berlibur wisatawan mengunjungi Pantai Arsa, Pantai Sakura, Kampung Jepang, Jembatan Pengantin dan Laguna Mangrove. Kemudian ada juga yang menikmati Water Sport Banana Boat, Donat Boat, Kayak atau Sepeda Air dan Snorkeling di Taman Nemo.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan pihaknya telah mengimbau warga, pemilik warung, pelaku wisata, pemilik kapal dan wisatawan untuk sama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan. "Kunjungan wisatawan ini memberi dampak positif bagi pihak terkait," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement