Senin 29 Apr 2024 08:54 WIB

Banyak Anak Jadi Fatherless Akibat Perceraian, Ayah Harus Tetap Ingat Perannya

Perceraian menjadi salah satu penyebab terjadinya fenomena fatherless.

Remaja depresi (Ilustrasi). Perceraian menjadi salah satu penyebab terjadinya fenomena fatherless.
Foto: Pxhere
Remaja depresi (Ilustrasi). Perceraian menjadi salah satu penyebab terjadinya fenomena fatherless.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Psikolog klinis anak dan remaja dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengungkapkan perceraian menjadi salah satu penyebab terjadinya fenomena fatherless. Istilah "fatherless" menggambarkan situasi anak kekurangan kehadiran dan peran ayah baik secara fisik maupun mental.

"Salah satu penyebab dari fenomena fatherless memang perceraian atau ayah tidak lagi ada dalam kehidupan anak," kata Vera saat dihubungi Antara di Jakarta, Ahad (28/4/2024).

Baca Juga

Menanggapi dampak buruk perceraian, Vera menekankan bahwa kehadiran sosok ayah dalam kehidupan anak dapat memengaruhi cara berpikir dan pola perilaku anak saat menghadapi suatu hal. Ketika orang tua bercerai, kehadiran tersebut dapat mencegah anak melakukan berbagai tindakan yang patut diwaspadai seperti adanya perubahan sikap, yakni bersikap emosional secara berlebihan, menjadi pemberontak yang tidak mau bersekolah, atau melakukan hal-hal ekstrem lainnya.

Meski telah bercerai dengan sang ibu, lanjut Vera, seorang ayah tetap tidak boleh melupakan perannya sebagai pemimpin keluarga. Orang tua perlu menurunkan rasa egoisnya masing-masing, sehingga anak tidak merasa ditempatkan dalam keadaan "terjepit" dalam masalah kedua belah pihak.

Vera pun menyarankan untuk mencegah anak mengalami fenomena fatherless maupun merasa diabaikan. Orang tua harus bisa menjamin pemberian kasih sayang pada anak tetap mengalir melalui pembuatan jadwal pertemuan rutin.

"Jalinlah komunikasi rutin dengan anak, misalnya, seperti tetap datang ke sekolah untuk menonton berbagai aktivitas anak, contohnya pertunjukan kelas atau yang lainnya," ucap Vera.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement