Kamis 04 Apr 2024 04:01 WIB

Metode Sederhana Ini Dapat Halau Mabuk Perjalanan dalam Hitungan Menit

Mabuk perjalanan dapat mengganggu pengalaman bepergian.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda
Sejumlah mobil pemudik antre untuk naik kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Sabtu (30/4/2022). ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk menambah jumlah kapal yang beroperasi di jalur penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk Bali-Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dari sebelumnya rata-rata 28 kapal per hari menjadi 32 kapal per hari untuk mengangkut pemudik yang jumlahnya terus meningkat di Pelabuhan Gilimanuk pada puncak arus mudik 29-30 April 2022.
Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Sejumlah mobil pemudik antre untuk naik kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Sabtu (30/4/2022). ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk menambah jumlah kapal yang beroperasi di jalur penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk Bali-Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dari sebelumnya rata-rata 28 kapal per hari menjadi 32 kapal per hari untuk mengangkut pemudik yang jumlahnya terus meningkat di Pelabuhan Gilimanuk pada puncak arus mudik 29-30 April 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah survei yang dilakukan oleh RAC telah menemukan bahwa satu dari lima orang mengalami mabuk perjalanan di Inggris. Hal ini menempatkan jutaan orang Inggris dalam situasi tidak nyaman saat bepergian.

Mabuk perjalanan dapat menyebabkan gejala seperti muntah, pusing, berkeringat, sakit kepala, dan ketidaknyamanan lainnya, yang dapat mengganggu pengalaman bepergian. Seorang pengawas apoteker di Chemist Click, Abbas Kanani berbagi empat tips sederhana untuk membantu mengusir mabuk perjalanan dengan cepat.

Baca Juga

1. Singkirkan Makanan Drive-Thru

Membeli makan malam di drive-thru sebelum perjalanan mungkin terlihat menggoda, tetapi menyantap makanan berat sebelum bepergian dapat meningkatkan aktivitas lambung dan pencernaan, yang dapat menyebabkan perut lebih sensitif dan rentan terhadap mual selama perjalanan. Sebagai gantinya, pilihlah makanan atau camilan ringan dan mudah dicerna.

"Aktivitas (lambung dan pencernaan) yang meningkat ini dapat membuat perut Anda lebih sensitif dan rentan mengalami mual atau rasa tidak nyaman selama perjalanan. Kombinasi gerakan perut akibat pencernaan dan gerakan kendaraan dapat memperparah rasa mual," kata Kanani, dilansir Express, Rabu (3/4/2024).

2. Pengobatan Alami

Jahe dan peppermint dapat membantu mengurangi rasa mual dan mabuk perjalanan. Jahe telah terbukti efektif dalam meningkatkan respons pencernaan dan mempercepat pengosongan lambung, sedangkan peppermint memiliki efek menenangkan pada otot perut. Anda dapat mengonsumsi jahe dalam bentuk teh, permen, atau kapsul, serta mencoba minum teh peppermint atau menghisap permen peppermint.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement