Kamis 22 Feb 2024 20:06 WIB

Bujet Penggarapan Joker Capai Rp 3,1 Triliun, Ada Apa di Balik Royalnya Warner Bros?

Warner Bros juga telah mendekati Tom Cruise untuk garap proyek strategis.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda
Lady Gaga dan Joaquin Phoenix dalam foto yang dibagikan sutradara Todd Phillips untuk film Joker 2.
Foto: Dok Twitter/Todd Phillips
Lady Gaga dan Joaquin Phoenix dalam foto yang dibagikan sutradara Todd Phillips untuk film Joker 2.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- April 2024 akan menandai akhir dari kesepakatan lock up dua tahun di antara WarnerMedia dan Discovery. Setelah kesepakatan tersebut berakhir, Warner Bros Discovery bisa menerima tawaran untuk membeli, menjual, hingga melakukan merger dengan studio lain, seperti NBCUniversal.

Menjelang datangnya momen tersebut, Variety mengungkapkan bahwa Warner Bros Discovery saat ini sedang melakukan strategi untuk membuat diri mereka tampak menarik di pasaran. Warner Bros Discovery juga tampak tak ragu untuk menggelontorkan uang dalam jumlah besar demi mewujudkan hal tersebut.

Baca Juga

Belum lama ini misalnya, rumah produksi LuckyChap milik Margot Robbie baru saja menandatangani kesepakatan dengan Warner Bros. Variety menilai langkah ini sama seperti orang yang mempercantik tampilan rumah mereka sebelum menjualnya ke pasaran.

Kedua chief Warner Bros Motion Picture Group, Michael De Luca dan Pam Abdy, juga aktif menyasar bintang besar dan membuat kesepakatan bernilai besar sejak 2022. Untuk sebuah proyek film baru yang akan digarap oleh Thomas Paul Anderson misalnya, De Luca dan Abdy menggaet aktor Leonardo DiCaprio dengan kontrak senilai lebih dari 20 juta dolar AS atau sekitar Rp 311,55 miliar.

 

Untuk proyek sekuel Joker dengan konsep musikal, De Luca dan Abdy juga rela menggelontorkan biaya sekitar 200 juta dolar AS (Rp 3,1 triliun). Sebagai perbandingan, film pertama Joker menelan biaya produksi sebesar 60 juta dolar AS (Rp 935,1 miliar).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement