Kamis 08 Feb 2024 13:32 WIB

V BTS Punya Cara Mengunyah Unik, Jadi Sorotan Fans

Fans BTS memperhatikan kebiasaan mengunyah V yang cukup unik.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
V BTS. Kebiasaan mengunyah V secara perlahan menjadi sorotan penggemar.
Foto: Dok The Camp
V BTS. Kebiasaan mengunyah V secara perlahan menjadi sorotan penggemar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebiasaan makan idola K-pop V BTS atau Kim Taehyung menjadi sorotan penggemar. Video yang memperlihatkan kebiasaan itu pun banyak disimak oleh Army (sebutan untuk penggemar BTS) dan menjadi viral.

Dikutip dari laman Koreaboo pada Kamis (8/2/2024), V rupanya punya kebiasaan makan yang sehat. Hal itu dibahas oleh seorang penggemar lewat media sosial TikTok, yang menghitung berapa kali V mengunyah makanannya selama siaran langsung.

Baca Juga

Dalam video, terlihat V mengunyah dengan perlahan untuk setiap suapan makanan. Sang penggemar bahkan memperlihatkan hitungannya, mulai dari satu yang berlanjut sampai lebih dari 20 kali, 30 kali, dan saat selesai ternyata V mengunyah satu suapan makanan sebanyak 45 kali.

Para penggemar lantas memperhatikan saat V makan di berbagai kesempatan yang terekam kamera. Rupanya benar bahwa V sering makan dalam gigitan kecil kemudian mengunyah makanannya dengan baik dan perlahan, baru beralih ke suapan selanjutnya. 

 

BACA JUGA: 5 Alasan RM BTS Layak Dinobatkan Sebagai Leader Terbaik Grup K-Pop

Dilansir laman Healthline, mengunyah makanan dengan baik sangat dianjurkan. Saat mengunyah, makanan dipecah menjadi potongan-potongan kecil sehingga lebih mudah dicerna tubuh. Ketika makanan tercampur dengan air liur saat proses pengunyahan, hal itu memungkinkan tubuh mengekstrak nutrisi sebanyak mungkin dari makanan yang dikonsumsi.

Salah satu nasihat yang umum adalah mengunyah makanan sebanyak rata-rata 32 kali sebelum menelannya. Namun, untuk makanan yang lebih sulit dikunyah, seperti steak dan kacang-kacangan, mungkin memerlukan hingga 40 kunyahan per suap.  

Sementara, makanan yang lunak atau berair, seperti semangka, mungkin memerlukan lebih sedikit kunyahan, yakni 10 hingga 15 kunyahan. Mengunyah tidak hanya merupakan bagian penting dari proses pencernaan tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.  

Menurut studi, makan lebih lambat dengan kunyahan yang cukup dan perlahan bisa membuat seseorang merasa lebih kenyang dan mengurangi kebiasaan ngemil, sehingga berat badan cenderung terkendali. Mengunyah makanan dengan benar juga meningkatkan nutrisi yang didapat dari makanan.   

Sementara, orang yang tidak mengunyah makanannya dengan baik sebelum menelan sering kali mengalami masalah pencernaan. Selain itu, ada risiko mengalami tersedak, malnutrisi, dehidrasi, dan membuat sistem pencernaan menjadi "bingung".

Hal itu lantaran tubuh mungkin tidak menghasilkan cukup enzim yang dibutuhkan untuk memecah makanan sepenuhnya. Pada akhirnya, kondisi tersebut bisa memicu kembung, diare, maag, refluks asam, kram perut, mual, dan berbagai masalah lainnya.

BACA JUGA: Film 2024 yang Diduga Bakal Alami 'Mimpi Buruk', Punya Banyak Saingan Keren

 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement