Kamis 28 Dec 2023 17:11 WIB

Film 13 Bom di Jakarta Tayang di Bioskop, 100 Persen Dibuat oleh Orang Indonesia

Sutradara film 13 Bom di Jakarta mau membuktikan Indonesia memiliki talenta mumpuni.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti
Salah satu adegan di film 13 Bom di Jakarta. Film ini mulai tayang di bioskop pada Kamis (28/12/2023).
Foto: Dok. Visinema Pictures
Salah satu adegan di film 13 Bom di Jakarta. Film ini mulai tayang di bioskop pada Kamis (28/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film aksi Indonesia, 13 Bom di Jakarta, mulai tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada hari ini, Kamis (28/12/2023). Film persembahan rumah produksi Visinema Pictures ini memberikan persembahan spesial dengan merilis final trailer.

Trailer tersebut memperlihatkan adegan-adegan besar dan adu taktik antara kelompok teroris yang dipimpin Arok (Rio Dewanto) versus para anggota Badan Kontra Terorisme Indonesia (ICTA). Dalam final trailer itu diperlihatkan berbagai potongan adegan ledakan hingga Kepala ICTA, Damaskus (Rukman Rosadi), harus turun tangan untuk memimpin misi penumpasan aksi terorisme di ibukota.

Baca Juga

Di trailer ini juga diperlihatkan duo pendiri perusahaan mata uang digital, Oscar (Chicco Kurniawan) dan William (Ardhito Pramono) yang menjadi ‘aset’ tim ICTA. Oscar dan William diinterogasi oleh tim ICTA atas dugaan keterlibatan aksi teror yang dilakukan oleh kelompok Arok karena permintaan tebusan kripto, alih-alih uang tunai. Di trailer juga ditunjukkan aksi Arok yang sangat dominan untuk menggerakkan kelompoknya meneror seluruh kota.

“Saya tidak pernah terbayang, Angga memberikan kepercayaan karakter teroris bernama Arok, diperankan oleh saya. Namun memang Angga selalu memberikan karakter yang menantang di setiap film yang ia buat,” ucap Rio Dewanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/12/2023).

 

Film 13 Bom di Jakarta karya sutradara Angga Dwimas Sasongko menjadi tantangan tersendiri sekaligus pencapaian dari karier Rio. “Semoga penonton di bioskop bisa terhibur dan ikut merasakan keseruan yang ada di film 13 Bom di Jakarta,” ucap Rio.

Angga yang juga merupakan Founder dan CEO Visinema mengatakan film ini 100 persen dibuat oleh orang Indonesia. Ia ingin film dengan skala produksi besar ini juga menjadi bukti, bahwa perfilman Indonesia mampu mendorong segala batasan dan punya talenta-talenta yang mumpuni.

“Dari beberapa pengalaman di film-film saya sebelumnya, akhirnya saya memutuskan bahwa 13 Bom di Jakarta bisa dikerjakan sendiri seluruhnya oleh kru Indonesia. Sebagai sutradara, saya juga tidak hanya berpikir secara kreatif tapi juga memanajemen seluruh divisi produksi dengan strategis karena film ini berskala besar,” kata dia.

Lewat 13 Bom di Jakarta, Visinema memberi suguhan film dengan aksi spektakuler, sentuhan teror yang menegangkan, visual yang imersif, sehingga akan menjadi pengalaman menonton yang seru, mencekam dan tak terlupakan bagi penikmat film Indonesia. Film 13 Bom di Jakarta diperankan oleh jajaran bintang terbaik Tanah Air di antaranya Rio Dewanto, Ganindra Bimo, Ardhito Pramono, Chicco Kurniawan, Lutesha, Rukman Rosadi, dan Putri Ayudya. Video final trailer 13 Bom di Jakarta dapat disaksikan di kanal Youtube Visinema Pictures.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement