Sabtu 09 Dec 2023 18:29 WIB

Tak Perlu Operasi, Hilangkan Lemak Bisa Dilakukan dengan Cryolipolysis

Cryolipolysis biasanya dilakukan di daerah perut, pinggang, paha, dan lengan.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Friska Yolandha
Prosedur sedot lemak. Cryolipolysis bisa jadi alternatif menghilangkan lemak tanpa operasi.
Foto: Dok. Freepik
Prosedur sedot lemak. Cryolipolysis bisa jadi alternatif menghilangkan lemak tanpa operasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sering kali kita mendengar kasus-kasus operasi sedot lemak yang berujung fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. Tetapi jika ingin memiliki tubuh langsing tanpa operasi sedot lemak, cryolipolysis bisa menjadi pilihan untuk tindakan mengurangi lemak yang biasa dilakukan di klinik estetik.

Head Doctor Quickglam Clinic Kemang, dr Olivia Aldisa yang juga merupakan KOL-Trainer Regenerative Aesthetics Enthusiast mengatakan, kliniknya mengutamakan tindakan tanpa operasi. Termasuk cryolipolysis, yang biasanya dilakukan di daerah perut, pinggang, paha, dan lengan.

Baca Juga

“Yang saya lakukan adalah cryolipolysis. Jadi dia mematikan lemak dengan cara didinginkan lalu lemaknya akan mati. Itu bisa kita lakukan di bagian tubuh yang lemaknya bisa di-pinch atau dicubit,” ujar dr Olivia kepada Republika.co.id, beberapa waktu lalu.

Pada bagian tubuh yang hendak dilakukan tindakan, akan diberi tanda terlebih dulu, kemudian diolehkan gel. Setelah itu, akan ada alat semacam vacuum yang akan ‘mencubit’ bagian lemak tersebut dan di titik tersebut akan terasa dingin.

 

“Selama kurang lebih 35 menit ada yang 75 menit, tergantung aplikatornya. Setelah selesai, mesinnya mati, ya sudah nanti jadi beku, baru di-massage. Abis itu akan biasa lagi, jadi pasien bisa langsung aktivitas,” ucap dr Olivia.

Untuk memproses sel lemaknya, itu akan keluar lewat urin, tinja, atau keringat. Tapi jangan sampai sengaja buang air kecil terus karena tidak baik, jadi buang air kecil seperti biasa saja. Lalu harus dibantu juga dengan olahraga dan minum air putih yang cukup, maka pengeluaran sel lemaknya akan lebih baik.

Satu kali tindakan yang dilakukan, ia mengatakan, dapat mengurangi lemak tubuh sekitar 20 hingga 30 persen, dan bisa dilakukan tindakan lagi setelah satu bulan. Untuk hasil yang signifikan, biasanya dalam tiga bulan akan terlihat perbedaannya.

“Jadi pasien tidak ada perlukaan, injeksi, atau pun obat yang dimasukan, pure dari teknologi si cryolipolysis ini. Jumlah selnya bisa berkurang sama seperti liposuction tapi ini yang non-bedah-nya, jauh lebih aman,” ujar dr Olivia.

Untuk prosedur tindakan pada ibu yang baru melahirkan dengan operasi caesar, itu ada masa tunggu sampai enam bulan baru boleh dilakukan tindakan. Cryolipolysis ini sudah dipastikan aman dan tidak perlu ada konsumsi obat apapun.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement