Jumat 10 Nov 2023 19:28 WIB

Perilaku Keliru di Supermaket yang Masih Banyak Dilakukan Pembeli

Pakar etiket mengatakan, beberapa perilaku keliru masih kerap dilakukan pembeli.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Qommarria Rostanti
Konsumen berbelanja di supermarket (ilstrasi). Bberapa perilaku keliru yang umum mereka amati terjadi di supermarket dan saran untuk menghindarinya.
Foto: AP Photo/Syawalludin Zain
Konsumen berbelanja di supermarket (ilstrasi). Bberapa perilaku keliru yang umum mereka amati terjadi di supermarket dan saran untuk menghindarinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berbelanja bahan makanan di supermarket adalah aktivitas biasa dan rutin dilakukan. Presiden Mannersmith Etiquette Consulting Jodi RR Smith mengatakan, berbelanja di toko bahan makanan bisa menjadi olahraga yang penuh kontak jika Anda sedang menjalankan tugas di waktu sibuk.  

“Penting bagi pembeli untuk mengingat adanya etiket dasar, bahkan saat berbelanja,” ujar Smith, dilansir HuffPost, Jumat (10/11/2023). 

Baca Juga

Untuk membantu membuat kunjungan ke toko bahan makanan menjadi lebih menyenangkan, Smith dan pakar etiket lainnya berbagi beberapa perilaku keliru yang umum mereka amati terjadi di supermarket dan saran untuk menghindarinya. 

1. Menggunakan jalur ekspres jika barang terlalu banyak

 

“Hormati batasan barang di jalur ekspres dan jangan melewatinya jika Anda memiliki lebih dari yang diperbolehkan,” kata Dianne Gottsman, pakar etiket, penulis Modern Etiquette for a Better Life dan pendiri The Protocol School of Texas.  

Hanya sedikit orang yang senang mengantre panjang untuk membayar di supermarket. Namun sesibuk apa pun Anda, itu bukan alasan untuk mengambil jalan pintas. 

2. Menyentuh dan membuka sesuatu tanpa membelinya

“Hindari membuka kemasan untuk mencium bau atau rasa dan kemudian mengembalikannya jika Anda tidak menyukainya,” kata Gottsman. 

Di era Covid-19, sangat penting untuk memperhatikan kebersihan dan kuman di ruang publik, terutama jika menyangkut makanan. Jadi usahakan untuk tidak menyentuh tangan Anda kecuali Anda menggunakan pembatas plastik atau memasukkan sesuatu ke dalam keranjang. 

“Jangan meraba-raba makanan, roti, atau buah-buahan,” ujar Smith. 

 3. Mengambil barang dari troli orang lain

 “Jangan menghilangkan barang di troli orang lain,” kata Leighton. 

Hanya karena seseorang tidak berada di dekat troli bukan berarti isinya dapat diambil. Seorang warganet dengan akun X @XXlOddsXgainstU menceritaan pengalaman barang di trolinya dicuri orang lain. 

“Saya berlari ke toko bahan makanan untuk membeli makan malam untuk anak-anak saya dan seseorang mencuri barang dari keranjang belanjaan saya. Ayolah semuanya!! Aku juga punya anak untuk diberi makan!! #Greed” tulisnya. 

4. Mengembalikan barang ke tempat acak

Kadang-kadang Anda memasukkan suatu barang ke dalam keranjang belanjaan hanya untuk menyadari di kemudian hari bahwa Anda sebenarnya tidak membutuhkannya. Namun ketika Anda berada sangat jauh dari lorong aslinya, Anda tergoda untuk meletakannya begitu saja di sembarang tempat. 

“Jika Anda berubah pikiran, terutama untuk apa pun yang didinginkan atau dibekukan, harap berikan kepada karyawan atau kasir,” ujar Smith.

“Jangan menampilkannya di layar terdekat yang kebetulan Anda lewati dengan harapan ada yang melihat dan menyelamatkannya sebelum rusak,” ujarnya. 

5. Tidak mengembalikan keranjang 

Pentingnya etiket toko bahan makanan melampaui pembayaran. “Masukkan kembali keranjang belanjaan Anda ke rak belanjaan di tempat parkir,” ujar Gottsman. 

“Jangan tinggalkan di tempat kosong,” katanya. Melakukan bagian Anda untuk mengembalikan troli setelah menurunkan barang belanjaan Anda ke dalam mobil memastikan orang atau mobil lain tidak menabraknya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement