Senin 30 Oct 2023 20:42 WIB

Cuaca Panas Ekstrem, Dokter Sarankan Minum 3 Liter Air Sehari

Masalah utama yang akan terjadi pada orang yang terpapar suhu tinggi adalah dehidrasi

Seorang wanita minum air di Madrid, Spanyol, 11 Agustus 2021.
Foto: EPA-EFE/J.J. GUILLEN
Seorang wanita minum air di Madrid, Spanyol, 11 Agustus 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) Prof. Ari Fahrial Syam menyarankan untuk meningkatkan minum 3 liter sehari pada cuaca panas ekstrem saat ini untuk mencegah heat stroke.

“Secara umum, jumlah konsumsi air memang disebutkan 8 sampai 10 gelas per hari, tetapi dengan kondisi dehidrasi yang saat ini banyak terjadi, kita harus bisa meningkatkan sampai 3 liter per hari," katanya, Senin (30/10/2023).

Baca Juga

Prof. Ari menjelaskan hal ini tentu juga bergantung pada aktivitas kita. Apabila aktivitas kita sering berada di luar ruangan dan terpapar panas, apalagi sampai berkeringat, jumlah cairan di dalam tubuh juga harus ditingkatkan.

Prof Ari mengatakan masalah utama yang akan terjadi pada orang yang terpapar suhu tinggi adalah dehidrasi. Pada keadaan dehidrasi seseorang akan mengalami kekurangan cairan, merasa haus, serta kulitnya menjadi kering dan sensitif sehingga dapat menimbulkan iritasi dan reaksi alergi.

 

"Kondisi panas ini tentunya patut diwaspadai masyarakat karena dapat menimbulkan efek kesehatan yang serius," katanya.

Efek kesehatan akibat tekanan panas pada seseorang dapat berupa gangguan fungsi organ tertentu dan mengakibatkan berbagai jenis heat-related illness atau gangguan terkait panas. Jenis heat-related illness yang paling berbahaya adalah heat stroke atau sengatan panas.

Tekanan panas yang tinggi...

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement