Senin 30 Oct 2023 16:51 WIB

Sering Merasa Lelah? Coba Atasi dengan 8 Hal Ini

Cukup banyak orang di era modern melaporkan kelelahan berkepanjangan.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Natalia Endah Hapsari
Mengingat rasa lelah sudah menjadi masalah umum bagi banyak orang, ada 8 cara yang bisa dicoba untuk mengatasinya.
Foto: www.freepik.com
Mengingat rasa lelah sudah menjadi masalah umum bagi banyak orang, ada 8 cara yang bisa dicoba untuk mengatasinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Merasa lelah setelah bekerja keras seharian tentu sesuatu yang lumrah. Namun, jika rasa capek itu datang terus-menerus dan mengganggu aktivitas, sudah saatnya melakukan upaya tambahan untuk meningkatkan energi.

Sebenarnya, cukup banyak orang di era modern melaporkan kelelahan berkepanjangan. Survei YouGov baru-baru ini menemukan bahwa seperempat responden orang dewasa di Inggris sering merasa lelah.

Baca Juga

Satu dari delapan orang mengatakan hal tersebut terjadi "sepanjang waktu". Mengingat rasa lelah sudah menjadi masalah umum bagi banyak orang, berikut cara yang bisa dicoba untuk mengatasinya, dikutip dari laman Marie Claire, Senin (30/10/2023). 

1. Jaga tubuh tetap terhidrasi

Ahli diet terdaftar Laura Kaar mengingatkan bahwa kondisi dehidrasi bisa berdampak langsung pada kondisi tubuh. Dehidrasi dua hingga lima persen bisa membuat seseorang merasa kelelahan dan sering kehilangan konsentrasi.

Kaar menyarankan tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih. "Bisa juga mendapatkan cairan dari makanan, seperti buah pir, mentimun, atau semangka," ungkapnya.

 

2. Berjemur di pagi hari

Kaar menganjurkan berjemur di pagi hari supaya tubuh terpapar cahaya alami dan akan membantu pengaturan ritme sirkadian. Jam sirkadian akan menerbitkan rasa kantuk di malam hari dan mengatur fungsi hormon dengan optimal.

Paparan sinar matahari memberi sinyal pada tubuh untuk berhenti memproduksi melatonin (hormon tidur) dan memicu kortisol dalam jumlah yang sehat. "Ini akan membuat merasa waspada dan siap menghadapi hari," tutur Kaar.

 

3. Asupan makanan cukup

Ini mungkin terdengar sederhana, tetapi merupakan kunci penting untuk melawan rasa lelah. Memperhatikan asupan kalori dan nutrisi serta menjalani pola makan sehat akan menghindarkan dari risiko kekurangan nutrisi.

Kelelahan bisa dipicu kekurangan nutrisi, seperti rendahnya zat besi atau vitamin B, juga risiko defisit kalori secara keseluruhan. "Jika merasa mengalami salah satunya, segera berkonsultasi dengan dokter," ucap Kaar.

 

4. Olahraga ringan 

Kaar menyarankan orang yang mulai merasa kelelahan untuk melakukan olahraga ringan. Tidak perlu dengan intensitas berat atau olahraga dalam waktu lama, cukup gerakan sederhana dalam waktu yang singkat. "Cobalah melakukan squat, push-up, dan lunge selama satu menit setiap kali Anda kesulitan menjaga mata tetap terbuka," ujar Kaar. Cara lain, bangkit saja dari kursi dan berjalan-jalan ke luar kantor.

 

5. Makan camilan sehat

Kaar sering melihat orang di sekelilingnya makan sepotong buah atau beberapa biskuit sebagai kudapan di antara waktu makan. Kebiasaan itu disebutnya dapat membuat seseorang lekas merasa lelah, disertai kelaparan.

Daripada melakukan hal ini, usahakan untuk mengubah camilan dengan protein dan lemak, menjadikannya pilihan nutrisi lengkap. Contohnya, daripada hanya makan pisang, tambahkan yogurt dan kacang-kacangan.

 

6. Mengubah pola pikir

Pendiri The Priorities Method, Lily Silverton, mengatakan bahwa seseorang yang sedang lelah cenderung mengeluhkan hal itu berulang kali pada diri sendiri dan orang lain. Padahal, pengulangan mental seperti itu bisa merugikan.

Dengan mengulangi sesuatu seperti 'Saya sangat lelah', hal itu menjadi semakin nyata dalam otak seseorang. "Ganti pola pikir dengan mengatakan 'Saya sangat lelah tetapi saya juga memiliki cadangan energi yang besar'," kata life coach tersebut.

 

7. Lacak tingkat energi

Jika ingin menjaga atau menambah tingkat energi, Silverton menyarankan untuk tidak lupa melacaknya juga. "Dengan menilai dan mengetahui tingkat energi, Anda dapat mulai mengatur waktu, sejauh yang Anda mampu, untuk mencerminkan hal tersebut," ungkapnya.

 

8. Beri motivasi pada diri sendiri

Silverton juga menyarankan untuk memberi motivasi pada diri sendiri. Misalnya, menetapkan waktu yang bisa "ditunggu-tunggu" seperti liburan di tengah tahun atau momen berkumpul dengan teman di akhir pekan.

Menurut Silverton, hal itu akan mengaktifkan semua bagian otak, yang pada gilirannya membantu meningkatkan tingkat energi. "Ini akan membantu Anda mendapatkan dorongan instan," tutur Silverton.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement