Selasa 22 Aug 2023 11:11 WIB

4 Cara Kendalikan Keinginan Makan yang Manis-Manis

Banyak faktor yang berperan terhadap keinginan seseorang makan yang manis-manis.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Natalia Endah Hapsari
Ahli diet punya sejumlah cara untuk mengendalikan keinginan menyantap makanan manis, yang bisa dicoba. (ilustrasi)
Foto: www.pixabay.com
Ahli diet punya sejumlah cara untuk mengendalikan keinginan menyantap makanan manis, yang bisa dicoba. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Sesekali menginginkan makan yang manis-manis merupakan hal yang wajar. Namun, "mengidam" makan yang manis-manis terus-menerus dapat menyebabkan efek kesehatan yang tidak diinginkan.

Beberapa dampak buruknya termasuk penambahan berat badan atau penyakit kronis. Untungnya, ahli diet punya sejumlah cara untuk mengendalikan keinginan menyantap makanan manis, yang bisa dicoba.

Baca Juga

Sebenarnya, ada banyak faktor yang berperan terhadap keinginan seseorang makan yang manis-manis. Sering kali, itu karena kondisi kesehatan usus. Ada triliunan bakteri di usus, yang semuanya menginginkan hal yang berbeda. 

Bakteri baik "menginginkan" makanan kaya serat, sementara bakteri usus yang kurang baik selalu ingin santapan manis seperti kue dan donat olahan. Masalah muncul ketika ada ketidakseimbangan bakteri akibat pola makan tak sehat.

Bakteri usus yang mendambakan makanan kurang sehat akan berbicara lebih keras, terwujud dalam keinginan tubuh akan gula yang sangat kuat. Ahli diet terdaftar Shyla Cadogan membagikan cara untuk memperbaiki itu. Berikut tipsnya, dikutip dari laman Study Finds, Selasa (22/8/2023).

 

1. Sarapan mengenyangkan

Sarapan dengan makanan yang bergizi dan mengenyangkan akan membantu seseorang mengendalikan keinginan makan yang manis-manis sepanjang hari. Sebaliknya, sarapan sembarangan berpotensi meningkatkan gula darah. 

Padahal, ketidakseimbangan gula darah adalah salah satu penyebab terbesar mengidam gula. Jadi, pastikan makan pagi dengan menu kombinasi karbohidrat, serat, lemak sehat, serta protein.

 

2. Jangan melewatkan makan siang

Mendedikasikan waktu untuk membuat jadwal makan yang teratur dan menyeluruh akan memberikan perbedaan besar bagi tubuh. Salah satu hal penting yang sebaiknya tak dilewatkan adalah makan siang.

Tidak makan siang adalah cara mudah untuk terus membuat kadar gula darah, isyarat lapar, dan tingkat energi tubuh menjadi meningkat berlebihan. Melewatkan waktu makan siang sangat mungkin membuat seseorang meraih camilan manis di sore hari.

Cadogan menganjurkan menu makan siang sehat dengan protein seperti tuna atau salad ayam, sayuran hijau kaya serat, dan lemak sehat. Kombinasi itu akan memberi asupan energi dan menjaga gula darah stabil.

 

3. Ngemil buah

Tidak apa-apa tetap menyantap yang manis-manis, asalkan sehat seperti buah-buahan. Buah mengandung gula, tetapi juga memiliki serat untuk memperlambat penyerapan dan mencegah lonjakan gula darah.

Cadogan menjelaskan, buah juga dikemas dengan air, vitamin, dan elektrolit untuk membuat tubuh tetap bugar sepanjang hari. Jika memilih buah kering, pertimbangkan kurma, nanas kering, dan stroberi kering.

 

4. Dengarkan tubuh

Pahami dan dengarkan tubuh saat mengidam gula. Bagi banyak orang, alasannya tidak selalu bersifat fisiologis, melainkan psikologis. Beberapa pemicunya termasuk stres, kebosanan, atau pencarian rasa nyaman dari makanan.

Ketika sudah mengetahui pemicunya, seseorang bisa memperbaikinya dengan cara lebih tepat dan menyalurkannya melalui hal selain makanan. Jika perlu, berkonsultasilah dengan ahli diet yang berspesialisasi dalam "makan emosional" untuk membangun relasi sehat antara tubuh dan pikiran.

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement