Jumat 18 Aug 2023 23:10 WIB

Film Barbie Ditolak Warga Lebanon Karena Promosikan LGBT

Umat Muslim Lebanon menggelar aksi unjuk rasa menentang hubungan sesama jenis .

Red: Mohamad Amin Madani

Umat Muslim Lebanon menggelar aksi unjuk rasa menentang hubungan sesama jenis setelah sholat Jumat di Beirut, Lebanon, Jumat (18/8/2023). (FOTO : EPA-EFE/WAEL HAMZEH)

Umat Muslim Lebanon menggelar aksi unjuk rasa menentang hubungan sesama jenis setelah sholat Jumat di Beirut, Lebanon, Jumat (18/8/2023). (FOTO : EPA-EFE/WAEL HAMZEH)

Umat Muslim Lebanon menggelar aksi unjuk rasa menentang hubungan sesama jenis setelah sholat Jumat di Beirut, Lebanon, Jumat (18/8/2023). (FOTO : EPA-EFE/WAEL HAMZEH)

Umat Muslim Lebanon menggelar aksi unjuk rasa menentang hubungan sesama jenis setelah sholat Jumat di Beirut, Lebanon, Jumat (18/8/2023). (FOTO : EPA-EFE/WAEL HAMZEH)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,BEIRUT -- Umat Muslim Lebanon menggelar aksi unjuk rasa menentang hubungan sesama jenis setelah sholat Jumat di Beirut, Lebanon, Jumat (18/8/2023).

Menteri Kebudayaan Lebanon Mohammad Mortada telah meminta Film Barbie dilarang peredarannya di Lebanon, karena dinilai bertentangan dengan nilai agama dan budaya Lebanon. Film tersebut juga dianggap mempromosikan orientasi seks yang menyimpang dan LGBT.

 

 

sumber : EPA-EFE
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement