Senin 07 Aug 2023 13:03 WIB

Diderita Supermodel Bella Hadid, Apa Itu Penyakit Lyme?

Bella telah mengidap penyakit lyme ini sejak 2012 lalu.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Natalia Endah Hapsari
Supermodel Bella Hadid telah menyelesaikan perawatan medis yang panjang dan intensif untuk penyakit lyme yang dideritanya.
Foto: EPA
Supermodel Bella Hadid telah menyelesaikan perawatan medis yang panjang dan intensif untuk penyakit lyme yang dideritanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Supermodel keturunan Palestina, Gigi Hadid, mengatakan bahwa sang adik, Bella Hadid, telah menyelesaikan perawatan medis yang panjang dan intensif untuk penyakit lyme yang dideritanya. Bella diketahui menderita lyme yang merupakan suatu infeksi yang diakibatkan oleh bakteri genus Borrelia yang ditularkan lewat gigitan kutu.

Dalam unggahan di Instagram, Gigi juga sudah tidak sabar melihat Bella segera kembali ke dunia model, setelah beberapa bulan lalu memilih cuti medis.

Baca Juga

“Bella baru saja menyelesaikan perawatan yang panjang dan intens dari penyakit lyme. Aku sangat bangga padanya dan sangat menantikan comeback-nya Bella kapanpun ia merasa siap," kata Gigi seperti dilansir Arab News belum lama ini.

Sebenarnya, apa itu penyakit lyme?

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), seseorang yang mengalami lyme memiliki gejala berupa demam, menggigil, sakit kepala, kelelahan, nyeri sendi, dan ruam yang terjadi pada 70 hingga 80 persen infeksi.

Pada tahun 2020, Bella sempat membagikan infografis di Instagram-nya yang menunjukkan gejala yang dialami pasien lyme. Bella sendiri telah mengidap penyakit ini sejak 2012 lalu. “Setiap hari saya merasakan setidaknya 10 dari gejala ini sejak saya mungkin berusia 14 tahun, tetapi rasanya lebih agresif ketika saya berusia 18 tahun,” kata Bella.

Pada tahun yang sama, musisi Justin Bieber juga mengungkapkan bahwa ia juga menderita penyakit yang sama dalam sebuah film dokumenter YouTube. "Ini merupakan beberapa tahun yang berat, tetapi mendapatkan pengobatan yang tepat akan membantu mengobati penyakit yang sejauh ini tidak dapat disembuhkan ini," ujar penyanyi tersebut.

Menurut CDC, kebanyakan orang yang diobati dengan antibiotik sejak dini akan sembuh total, meskipun infeksi dapat menjadi parah atau berkepanjangan dalam beberapa kasus.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement