Ahad 04 Jun 2023 17:39 WIB

Anak Belum Mahir Berenang, Instruktur: Jangan Pakaikan Pelampung

Instruktur renang ungkap bahaya di balik pemakaian pelampung bagi anak.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda
Anak bermain di kolam renang. Pelampung bisa membuai anak dengan rasa aman palsu saat berenang.
Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Anak bermain di kolam renang. Pelampung bisa membuai anak dengan rasa aman palsu saat berenang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelampung renang memang akan membuat anak-anak betah berenang. Namun, instruktur renang, Nikki Scarnati, memperingatkan ini tidak dianjurkan untuk dipakaikan pada anak yang belum mahir berenang karena bisa berakibat fatal.

Scarnati mengatakan pelampung ini membuai anak-anak ke dalam rasa aman yang palsu. Pelampung membuat anak-anak berpikir bahwa mereka aman, meski sebenarnya tidak.

Baca Juga

Mereka bisa menghabiskan sepanjang hari mengenakan pelampung lengan atau baju pelampung untuk berenang tanpa masalah, namun kemudian hari lari ke air tanpa perlindungan hingga berpotensi tenggelam. Instruktur renang yang juga seorang ibu itu memaparkan sarannya dalam video di TikTok.

"Singkirkan pelampung. Saya tahu bahwa menggunakan pelampung di kolam sangat nyaman, tetapi mereka memiliki risiko sendiri," kata dia.

Pelampung membuat anak-anak berpikir bahwa mereka bisa berenang, walaupun kenyataannya belum bisa. Jadi, jika mereka berpikir seperti itu lalu memasuki air tanpa pelampung yang biasa mereka gunakan, maka situasinya akan berbahaya.

Scarnati menjelaskan bahwa sebagai pedoman umum, orang tua tidak ingin anaknya berdiri vertikal di dalam air. Dan pelampung, seperti baju pelampung, pelampung lengan, rompi, pelampung bulat, dan pelampung pinggang, bisa membantu anak-anak.

"Jika mereka terlihat horizontal, maka mereka akan lebih produktif dan lebih mudah menyelamatkan diri," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement