Rabu 31 May 2023 14:35 WIB

Kualitas Udara Jakarta Jelek, Banyak Anak Alami Batuk Pilek

Dokter-dokter mempertanyakan sumber polusi udara Jakarta.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda
Kabut asap menyelimuti gedung-gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (25/8/2022). Kualitas udara yang buruk dapat memicu penyakit pernapasan.
Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Kabut asap menyelimuti gedung-gedung bertingkat di Jakarta, Kamis (25/8/2022). Kualitas udara yang buruk dapat memicu penyakit pernapasan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Udara di Jakarta saat ini sedang jelek. Hal ini tentu saja memicu berbagai macam penyakit, terutama yang menyerang saluran pernapasan.

Anak-anak juga rentan mengalami masalah saluran napas saat kondisi seperti ini. Hal tersebut diungkapkan oleh dokter anak dari Primaya Hospital Depok, Shela Putri Sundawa, dalam akun media sosialnya @oxfara.

Baca Juga

"Seminggu ini banyak anak yang sakit batuk pilek, bisa jadi murni karena infeksi, bisa jadi karena faktor udara Jakarta yang jelek banget," kata dr Shela dalam cicitannya di Twitter pada 29 Mei 2023.

"Bahkan pada jam 6 pagi, kabut tebal sekali. Awalnya saya kira karena dingin, tapi udara ga dingin, setelah cek monitor udara memang sangat tidak sehat."

Cicitan dokter Shela ditanggapi oleh Amelia Martina lewat akun @irasjafii. "Ya dok. Saya beberapa minggu ini sering keluar kota naik pesawat. Ngeliat Jakarta dinaungi kabut asap. Ngeri. Tapi, herannya ga ada warning ke warga ya?"

Dokter Shela kembali menanggapi, "Iya parah banget, Dok, asapnya menyelimuti langit Jabodetabek. Ada warning-nya Dok, dari aplikasi tapi bukan yang berwenang."

Dokter Shela juga memposting, "Bukan cuma hari ini saya liat kabutnya, sudah seminggu ke belakang. Tapi, hari ini kabutnya paling tebal," ujarnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement