Senin 15 May 2023 20:41 WIB

Celana Dalam Berubah Warna karena Keputihan, Perlukah Dibuang? Ini Kata Dokter

Keputihan adalah cara normal bagi tubuh untuk membuang cairan dan sel-sel tua.

Rep: Santi Sopia/ Red: Qommarria Rostanti
Celana dalam wanita (ilustrasi). Terkadang, bagian tengah celana dalam wanita berubah warna karena keputihan. Jika itu terjadi, dokter menyarankan tidak perlu dibuang.
Foto: www.freepik.com
Celana dalam wanita (ilustrasi). Terkadang, bagian tengah celana dalam wanita berubah warna karena keputihan. Jika itu terjadi, dokter menyarankan tidak perlu dibuang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keputihan sering kali menyebabkan bagian tengah celana berubah menjadi memutih atau menguning. Tetapi sejauh mana keputihan perlu menjadi kekhawatiran?

Rupanya kondisi semacam itu sebenarnya wajar karena merupakan tanda vagina yang normal dan sehat. Keputihan adalah cara yang sehat bagi tubuh untuk membuang cairan dan sel-sel tua. Tetapi terkadang itu bisa menjadi pertanda sesuatu yang serius.

Baca Juga

Dokter kandungan dan ginekolog dr Divya Vora melalui Instagram-nya berbagi penjelasan di balik perubahan warna celana dalam dan mengapa itu bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan.

Haruskah membuang celana dalam karena bagian tengahnya memutih?

Membeli celana dalam baru karena bagian tengahnya memutih bukan hal yang harus dikhawatirkan. Dr Vora mengatakan, kondisi tersebut benar-benar normal dan terjadi karena keputihan berinteraksi dengan warna celana dalam.

Keputihan bersifat asam dan membuat celana dalam berwarna memutih, yang dapat menyebabkan sedikit perubahan warna. Vagina yang sehat memiliki tingkat pH alami antara 3,8 dan 5 yang bersifat asam. Kondisi kesehatan tertentu dapat memengaruhi tingkat pH vagina. Bahkan dapat bervariasi di antara wanita premenarchal dan postmenopause, sesuai penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diagnostics. Karena tidak ada yang salah dengan keputihan, itu bersifat asam dan merupakan tanda vagina sehat, maka wanita tidak perlu membuang celana dalam mereka.

Waspadai perubahan keputihan

Meski keputihan adalah hal yang normal bagi sebagian besar wanita, setiap perubahan pada keputihan tidak boleh dianggap enteng. Hal yang dimaksud dengan perubahan yakni aroma yang tidak biasa dan terlihat berbeda dari cairan normal.

Wanita perlu khawatir bila keputihan disertai iritasi serta rasa panas atau gatal. Penelitian menunjukkan, ini bisa menjadi tanda penyakit menular seksual atau peradangan atau infeksi. Dr Vora mencatat, wanita harus berkonsultasi dengan dokter dan memeriksakan diri jika melihat adanya perubahan warna keputihan, perubahan konsistensi atau gatal jika ada kemerahan di sekitar vulva.

Bagaimana cara menghilangkan noda keputihan?

Jika khawatir dengan noda yang ada, berikut ada beberapa tip yang dapat dicoba untuk menghilangkannya, seperti dikutip dari Health Shots, Senin (15/5/2023):

1. Cuci celana setiap kali Anda buang air kecil dan bersihkan dengan tisu lembut untuk menghilangkan noda.

2. Mengenakan pantyliner dapat membantu menghilangkan noda di celana dalam.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement