Selasa 14 Mar 2023 08:15 WIB

Wifi Generasi Terbaru yang Ditanami AI, Inovasi High Tech Link Net-TEA Networks

Validasi hasil integrasi TEApot dalam serangkaian PoC tersebut dianggap memuaskan.

Wifi dengan kecanggihan teknologi Artificial Intelligence. (Ilustrasi)
Foto: www.freepik.com
Wifi dengan kecanggihan teknologi Artificial Intelligence. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak dapat dimungkiri bahwa internet di rumah memiliki peran penting dan membutuhkan kinerja WiFi yang andal, sehingga menjadi layanan inti yang ditawarkan banyak penyedia jasa internet di dunia. Namun banyak WiFi saat ini masih bergantung dengan perangkat keras yang sulit dikelola untuk menjamin kualitas penggunaan internet, sehingga penanganan masalah pada WiFi menjadi terkendala tanpa mengirimkan teknisi ke rumah.

TEA Networks (TEA)-Link Net menggunakan TEA Predictive Optimization Technology (TEApot) – mendorong Wi-Fi generasi terbaru di rumah.

Baca Juga

Dengan TEApot Home Wi-Fi, Link Net mendorong solusi untuk memperkuat kualitas layanan internet broadband, dengan menawarkan konektivitas Wi-Fi paling andal. Selama uji coba, TEA Networks telah menunjukkan manfaat TEApot Cloud dan TEApot Devices yang dilengkapi teknologi Artificial Intelligence (AI), yang memungkinkan pemantauan Wi-Fi secara mandiri bagi para pelanggan agar tetap terhubung dengan Wi-Fi rumah yang cepat dan andal.

Director & Chief Technology Officer Link Net Edward Sanusi mengungkapkan kepuasannya terhadap validasi hasil integrasi TEApot dalam serangkaian PoC tersebut.

“Kolaborasi ini akan menciptakan solusi menyeluruh dan wujud nyata optimalisasi layanan yang terus Link Net lakukan untuk pelanggan residensial. Kehadiran perangkat Wi-Fi andal yang didukung dengan keunggulan TEApot Cloud dan TEApot Devices akan semakin mendukung kami dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan," kata dia, seperti dilansir pada Selasa (14/3/2023). 

"Solusi ini memungkinkan pengoptimalan keandalan kecepatan koneksi internet dengan tingkat latensi hingga 75 persen lebih baik," ujar Edward menambahkan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement