Jumat 03 Mar 2023 15:37 WIB

Gemar Makan Satai? Dokter: Sebaiknya tidak Sampai Tiga Kali Sepekan

Dibakar dengan arang, satai dapat ganggu kesehatan jika dimakan terlalu sering.

Satai buntel khas Jawa Tengah. Dokter menganjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan bervariasi, tidak menyantap satai terlalu sering.
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Satai buntel khas Jawa Tengah. Dokter menganjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan bervariasi, tidak menyantap satai terlalu sering.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi medis Faizal Drissa Hasibuan menyebut satai sebagai makanan yang dibakar sebetulnya termasuk aman untuk dikonsumsi. Namun, sebaiknya tidak dimakan lebih dari dua atau tiga kali dalam sepekan karena tergolong sudah berlebihan.

"Kalau memakai arang dan sering (makan satai yang dibakar dengan arang), tidak disertai konsumsi serat yang cukup, dia akan membuat deposit di permukaan usus, membuat radang karena yang dibakar itu akan menimbulkan oksidasi, yang disebut nitrile amine," kata dia dalam sebuah webinar kesehatan, Jumat (3/3/2023).

Baca Juga

Menurut dr Faizal, risiko radang pada usus akan lebih kecil pada mereka yang menyantap satai yang dibakar dengan arang, misalnya, hanya sekali dalam sebulan. Dalam diet sehari-hari, sebaiknya banyak menyantap sayuran dan buah serta rutin berolah raga.

"Memang ada risiko kalau yang memakai arang. Kalau yang tidak pakai arang lebih aman," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement