Ahad 12 Feb 2023 22:07 WIB

Maskapai Besar di Amerika Lebih Ketat Terhadap Barang Pribadi Penumpang

Banyak traveler melaporkan bahwa barang bawaan mereka ditolak petugas maskapai.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti
Aturan soal barang bawaan penumpang di maskapai Amerika Serikat lebih ketat. (ilustrasi)
Foto: www.freepik.com
Aturan soal barang bawaan penumpang di maskapai Amerika Serikat lebih ketat. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perjalanan udara membutuhkan biaya lebih mahal. Bahkan penumpang perlu membayar tambahan biaya ketika harus membayar bagasi yang melebihi kapasitas.

Baru-baru ini, media sosial memberikan beberapa tips untuk menghindari biaya bagasi yang membengkak. Rupanya maskapai penerbangan mulai mengambil pendekatan yang lebih ketat terhadap apa yang mereka izinkan dibawa di dalam pesawat. Banyak yang melaporkan bahwa barang bawaan mereka ditolak petugas.

Baca Juga

Seorang pembicara profesional dari Los Angeles, Amerika Serikat, Sergio Diaz, mengatakan maskapai penerbangan American Airlines menyuruhnya membayar 50 dolar AS. Hal ini karena ia membawa proyektor yang akan digunakan untuk presentasi.

Meskipun Diaz mengatakan proyektornya tidak lebih besar dari laptop, karyawan maskapai tersebut menyebut proyektor itu terlalu besar dan tidak akan muat diletakkan di bawah kursi. “Saya pikir itu akan baik-baik saja,” kata dia dilansir Best Life, Jumat (10/2/2023).

 

Situasi serupa terjadi dengan seorang penumpang yang mengunggah di akun Tiktok miliknya pada Sabtu (4/2/2023). Dia mengeklaim, maskapai penerbangan mencoba membuatnya membayar 99 dolar AS untuk barang pribadinya.

Dalam video yang viral itu, pengguna @dejatheexplorer menunjukkan bahwa kopernya dari Take Off Luggage sudah sesuai dengan dimensi pemeriksa kotak barang pribadi oleh petugas maskapai Frontier Airlines. “Mereka tidak bisa menagih saya jika ternyata itu cocok,” kata dia dalam video tersebut.

Di kolom komentar, traveler lain mengatakan pernah mengalami masalah yang sama. Petugas hampir membuat sang traveler membayar 100 dolar AS untuk barang pribadi, dengan alasan tas punggung kecilnya agak menonjol di saku depan. Lalu ada beberapa komentar lain yang juga mengalami hal serupa.

Sebenarnya, maskapai memiliki aturan ukuran berbeda untuk barang pribadi. Sebagian besar maskapai mengizinkan penumpang membawa barang pribadi ke dalam pesawat secara gratis, untuk disimpan di bawah kursi depan mereka selama penerbangan. Tapi tidak ada standar yang ditetapkan untuk ukuran tas ini.

Ternyata, sebagian besar maskapai besar di AS memiliki definisi yang berbeda dan terkadang membingungkan, dalam hal barang-barang pribadi. Menurut Clever Journey, American Airlines dan Frontier Airlines membatasi ukuran barang pribadi penumpang hingga 18 x 14 x 8 inci, sementara United Airlines membatasinya pada 17 x 10 x 9 inci, dan Southwest Airlines membatasi apa pun yang lebih besar dari 16,25 x 13,5 x 8 inci.

Sementara itu, Alaska Airlines dan Delta Airlines tidak memiliki batasan ukuran atau berat tertentu pada penerbangan mereka. Alaska hanya menyatakan, barang pribadi harus disimpan di bawah kursi depan, sementara Delta juga mencatat barang harus muat di bawah kursi depan.

Kedua maskapai itu sepakat bahwa barang pribadi penumpang biasanya adalah dompet, tas kerja, tas laptop, tas kamera, atau tas perlengkapan balita. “Pilih item seperti ini atau dengan ukuran serupa untuk disimpan di bawah kursi depan Anda selama penerbangan,” tulis Delta Airlines dalam pedomannya.

Kebijakan yang berbeda itu mengizinkan maskapai penerbangan memperketat apa yang akan dibawa penumpang. Perbedaan ukuran barang pribadi antara maskapai sebagian besar terkait dengan fakta bahwa mereka menerbangkan berbagai jenis pesawat.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement