Kamis 02 Feb 2023 15:55 WIB

Jangan Main Ponsel di Area SPBU, Apa Bahayanya?

Larangan menggunakan ponsel di area SPBU dilakukan sebagai bentuk pencegahan.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Natalia Endah Hapsari
Siapa pun tidak diperbolehkan menggunakan barang elektronik di pom bensin dan ponsel termasuk dalam kategori tersebut/ilustrasi.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Siapa pun tidak diperbolehkan menggunakan barang elektronik di pom bensin dan ponsel termasuk dalam kategori tersebut/ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Penggunaan ponsel di area pom bensin telah dilarang, mengingat risikonya yang cukup bahaya. Lantas sebetulnya apa bahaya yang bisa ditimbulkan dari menggunakan ponsel di SPBU?

Banyak orang berpikir bahwa menggunakan ponsel saat mengisi bensin dapat memicu kebakaran, namun sebetulnya itu tidak benar. Meskipun secara teori, gelombang mikro dapat menghasilkan percikan api saat bersentuhan dengan logam, gelombang yang dipancarkan dari ponsel terlalu lemah untuk menciptakan ledakan, demikian menurut profesor teknik elektro di Universiti Putra Malaysia (UPM) Dr Chandima Gomes yang berspesialisasi dalam proteksi petir.

Baca Juga

"Gelombang mikro dari ponsel memiliki intensitas yang sangat rendah, sekitar 2,45GHz. Untuk menciptakan percikan semacam itu, Anda membutuhkan microwave yang sangat bertenaga. Tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa emisi ponsel cukup untuk menciptakan percikan api," kata dia seperti dilansir dari Straits Time, Kamis (2/2/2023).

Wakil presiden eksekutif Petroleum Equipment Institute (PEI) yang berbasis di Amerika Serikat, Robert Renkes mengatakan bahwa listrik statis dari tubuh seseorang bisa menyebabkan percikan api saat bersentuhan dengan pom bensin. Itulah yang memicu kebakaran.

 

Setelah menyelidiki ratusan kasus kebakaran, Renkes mengatakan bahwa kecelakaan akibat ponsel biasanya terjadi ketika seseorang sedang mengisi bahan bakar dan kembali ke bagian dalam mobil untuk menelepon.

"Saat berada di dalam, tubuh mereka bergesekan dengan jok, menciptakan listrik statis dan mengisi daya tubuh. Jadi mereka duduk di dalam mobil, mereka menghasilkan listrik statis, mereka keluar lagi, listrik statisnya belum hilang,” kata dia.

"Saat bensin masuk, uapnya keluar dari pipa pengisian, jadi tubuh Anda memiliki sumber penyalaan saat listrik statis berpindah dari tangan Anda ke nosel -tepat di mana uapnya keluar dari pipa pengisian," tambah dia

Adapun larangan menggunakan ponsel di area SPBU dilakukan sebagai bentuk pencegahan, demikian menurut Asosiasi Perlindungan Kebakaran Nasional AS (The National Fire Protection Association/ NFPA). Peraturan NFPA juga menyatakan bahwa siapapun tidak diperbolehkan menggunakan barang elektronik di pom bensin, dan ponsel termasuk dalam kategori tersebut.

“Konsumen selalu mematuhi semua aturan yang dipasang di pom bensin. Alasan utama konsumen tidak boleh menggunakan ponsel di pom bensin adalah karena ponsel dapat menimbulkan gangguan,” jelas NFPA.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement