Senin 08 Aug 2022 06:31 WIB

Meningkat, Permintaan Rumah Inspirasi Bagi Keluarga di Tepi Danau 

Hunian tepi danau memiliki view hamparan pegunungan Bandung Selatan yang eksotik.

Desain Interior Show Unit Brahmapuri Podomoro Park Bandung sebuah hunian di tepi danau.
Foto: Istimewa
Desain Interior Show Unit Brahmapuri Podomoro Park Bandung sebuah hunian di tepi danau.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Podomoro Park anak perusahaan Agung Podomoro Land (APLN) kembali membuka rumah contoh/show unit terbaru klaster Brahmapuri dan Fashagriya. Pembukaan show unit dilakukan menyusul tingginya permintaan hunian di Podomoro Park Bandung. 

Berbeda dengan sektor non riil, konsumen properti kerap menjadikan rumah contoh atau show unit, sebagai acuan pembelian. Meski saat ini masuk era digital, nyatanya mengamati secara langsung desain interior dan eksterior kerap menjadi penentu pembelian properti, untuk itu Podomoro Park resmi membuka rumah contoh teranyarnya. 

“Show unit sudah kami buka 6 Agustus ini, konsumen properti bisa lihat langsung kualitas bangunan dari klaster Brahmapuri dan Fashagriya” kata Tedi Guswana Marketing GM Podomoro Park, dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, akhir peka (06/8/22). 

Dibukanya show unit, katad ia, diharapkan dapat membuktikan kualitas Podomoro Park secara lebih detil dan memberikan inspirasi bagi keluarga untuk menata interior ruangan hingga area taman belakang. Show unit yang tengah dibuka dapat dikunjungi konsumen properti setiap hari dengan menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. 

 

“Sesuai jam operasional kami, show unit bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 09.00–18.00 WIB untuk memberikan pengalaman yang jelas berkualitas dari kami”. Kata Tedi. 

Dalam kesempatan itu, Tedi mengungkapkan, pentingnya konsumen properti mengamati langsung rumah contoh/show unit dari hunian yang ingin dibeli sebab customer akan mengetahui kualitas bangunan yang tidak terakomodasi dari sekedar membaca brosur. 

Sensasi tinggal di tepi danau 

Klaster Brahmapuri merupakan klaster premium yang dimiliki Podomoro Park Bandung. Klaster ini, kata Tedi, sering disebut sebagai huniannya para sultan. Sebab, memiliki fasilitas premium dan privilege hunian tepi danau dengan view hamparan pegunungan Bandung Selatan layaknya para sultan yang hanya memiliki fasilitas tersebut. 

"Hunian Brahmapuri memiliki desain fasad yang menunjukan historical Bandung dengan sentuhan modern. Menjadi simbol gaya hidup mewah pemilik dapat menikmati kesejukan udara dan keindahan pemandangan menghadap danau dan pegunungan," ujarnya. 

Berbeda dengan show unit Brahmapuri, klaster Fashagriya merupakan klaster yang ditujukan untuk keluarga muda yang produktif. Memiliki desain fasad Modern Tropical House, kata Tedi,klaster ini mampu menunjukan kesan fresh dengan sentuhan taman yang luas dengan ratusan varietas tanaman di kawasan Klaster Fashagriya. 

Hingga saat ini penjualan Podomoro Park terus meningkat. Total penyerapan hunian mencapai 85 persen dari 8 klaster yang telah di release. Juli lalu Podomoro Park telah melaunching klaster terbaru Wangsagriya untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga. 

Kepastian investasi 

Masifnya kontribusi properti pada penerimaan negara dan efek ganda pada sektor lainnya menjadikan investasi properti dinilai sangat kuat diterpa ketidakstabilan ekonomi global termasuk saat pandemi Covid-19 menerpa.

Sektor ini, kata Tedi, menjadi instrumen investasi paling aman saat ini karena wujudnya yang terlihat dan kontribusi besarnya terhadap penerimaan pajak negara. Untuk itu, saat ini, banyak investor yang memilih investasi saat situasi yang tidak menentu. 

Podomoro Park Bandung sebagai pengembang terdepan dan terkemuka terus berkomitmen dalam memproduksi hunian yang dibutuhkan masyarakat. Dengan berbagai pilihan klaster, Podomoro Park hadir di kelas middle up yang mampu mengakomodasi kehidupan mewah dengan fasilitas mumpuni. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement