Senin 09 May 2022 18:25 WIB

Travis Scott Kembali Manggung Setelah Insiden Astroworld

Travis Scott tampil perdana di Miami Grand Prix setelah insiden Astroworld.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah
Travis Scott tampil perdana di Miami Grand Prix setelah insiden Astroworld.
Foto: EPA
Travis Scott tampil perdana di Miami Grand Prix setelah insiden Astroworld.

REPUBLIKA.CO.ID, MIAMI -- Rapper Amerika Serikat Travis Scott perdana manggung di depan publik enam bulan setelah insiden Astroworld. Dia tampil di rangkaian acara Miami Grand Prix yang berlangsung di E11Even, Miami, Ahad (8/5/2022).

Scott naik ke atas panggung sekitar pukul 3:30 pagi waktu setempat. Dia tampil selama 45 menit, membawakan lagu-lagu dari album 'Astroworld' rilisan 2018, antara lain "Sicko Mode", "Goosebumps", "Butterfly Effect", serta "Pick Up the Phone".

Baca Juga

Pria 31 tahun itu juga membawakan lagu-lagu populernya yang lain. Ada "Antidote" dari album 'Rodeo' (2015), tembang "Bubbly" kolaborasinya bersama Young Thug dan Drake, serta "Hold That Heat" yang dia garap bersama Southside dan Future.

Di tengah penampilannya, Scott berdiri di atas speaker dan berkata, "Maaf, tidak ada yang bisa lebih tinggi dari saya!". Beberapa tokoh musik besar lainnya hadir di acara tersebut.

Deretan nama musisi itu yakni Tyga, Zedd, Will I Am, Busta Rhymes, dan Teyana Taylor. Hadir pula Youtuber AS Logan Paul, serta sejumlah atlet seperti Joakim Noah, Danny Amendola, Travis Kelce, dan PK Subban.

Festival musik Astroworld yang digelar November 2021 silam di Houston menewaskan 10 orang dan membuat ratusan lainnya cedera. Sejak insiden itu, Scott digugat oleh banyak pihak dan tidak pernah terlihat manggung di depan publik.

Pada 26 Januari 2022, Panel Yudisial Texas untuk Litigasi Multidistrik memberikan mosi untuk menggabungkan hampir 400 tuntutan hukum yang diajukan kepada Scott menjadi satu kasus besar. Hampir 2.800 korban akan diwakili, yang menuntut ganti rugi miliaran dolar AS.

Isi gugatan itu yakni menuduh adanya kelalaian dalam perencanaan dan pengelolaan festival musik. Scott meminta pembatalan beberapa tuntutan hukum terhadapnya pada Desember 2021. Dia dan perusahaannya membantah tuduhan yang dibuat dalam gugatan tersebut, dikutip dari laman People, Senin (9/5/2022).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement