Jumat 06 May 2022 14:20 WIB

PFAS, Bahan Kimia di Wajan Antilengket Bertahan dalam Aliran Darah Seumur Hidup

Bahan kimia di wadah makanan-wajan antilengket bertahan di aliran darah seumur hidup.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Wajan antilengket (Ilustrasi). Bahan kimia antiminyak dan antiair pada wajan antilengket disinyalir berbahaya karena sangat lambat terurai di dalam tubuh.
Foto:

Mengungkap efek PFAS pada lever manusia lebih sulit. Pasalnya, manusia terpapar campuran kimia dari ratusan bahkan ribuan senyawa berbeda yang mungkin memiliki dampak atau tidak berdampak terhadap kesehatan manusia.

"Penelitian mendatang dapat menggunakan analisis campuran untuk mengevaluasi berbagai kombinasi bahan kimia, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengikuti orang yang terpapar PFAS selama beberapa tahun," kata Costello.

Belakangan, semakin banyak pasien yang membutuhkan transplantasi hati di usia lanjut. Para ilmuwan telah mengidentifikasi paparan senyawa kimia industri sebagai faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kasus itu.

Dalam dekade berikutnya, para ilmuwan memprediksi penyakit hati berlemak nonalkohol menjadi alasan utama untuk transplantasi hati. Penyakit yang diperkirakan mempengaruhi 25 persen dari populasi dunia itu telah menyebabkan jutaan lansia di AS membutuhkan hati baru.

Beberapa faktor dapat memengaruhi risiko seseorang terkena penyakit lever. Minum alkohol secara rutin, obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi disebut sebagai faktor risiko, dikutip dari laman Insider, Jumat (6/5/2022).

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement