Selasa 05 Apr 2022 19:10 WIB

Olahraga Bantu Siklus Tidur Jadi Teratur, Kapan Waktu Terbaik untuk Melakukannya?

Dokter merekomendasikan olahraga di pagi hari, bukan menjelang tidur.

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Reiny Dwinanda
Olahraga (ilustrasi). Olahraga di pagi hari lebih direkomendasikan daripada menjelang tidur.
Foto: Pixabay
Olahraga (ilustrasi). Olahraga di pagi hari lebih direkomendasikan daripada menjelang tidur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Rezky Achmad Isdyanta mengatakan, setelah berolahraga dan kelelahan, orang memang cenderung merasa mengantuk. Akan tetapi, ini bukanlah halangan untuk olahraga, termasuk di tengah bulan puasa.

"Olahraga itu justru membantu kita supaya pola tidur jadi teratur," kata dr Rezky saat konferensi virtual Radio Kesehatan bertema "Tetap Aktif, Sukses Menjalankan Ibadah Puasa Nan Suci", Selasa (5/4/2022).

Baca Juga

Menurut dr Rezky, sebenarnya olahraga dapat membantu mengatur siklus tubuh. Olahraga, contohnya, dapat membantu orang-orang yang pola tidurnya berantakan atau mengalami insomnia.

Oleh karena itu, dr Rezky menyarankan aktivitas fisik di bawah sinar matahari pagi. Oleh karena itu, ia merekomendasikan olahraga tidak dilakukan saat akan tidur, melainkan saat pagi sekitar pukul tujuh jika tidak harus ke kantor.

 

"Di beberapa kasus, akhirnya aktivitas ini kemudian membuat pola tidur lebih teratur," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement