Ahad 12 Dec 2021 16:49 WIB

Tiga Film Indonesia Tutup Akhir Tahun di KlikFilm

Tiga film Indonesia bisa dinimati di KlikFilm mulai Desember.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah
Tiga film Indonesia bisa dinimati di KlikFilm mulai Desember.
Foto: Youtube
Tiga film Indonesia bisa dinimati di KlikFilm mulai Desember.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menutup 2021, KlikFilm menghadirkan tiga sinema nasional berjudul Kapan Pindah Rumah, Eyang Ti, dan Menunggu Bunda. Masing-masing sudah bisa disimak di layanan streaming tersebut mulai Desember.

Film Kapan Pindah Rumah diperankan oleh Mahalini Raharja, Indro Warkop, Cut Mini, Clara Bernadeth, dan Abun Sungkar. Naskah film diambil dari pemenang Falcon Script Hunt yang digelar beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Plotnya menyoroti sosok ibu bernama Arum yang tinggal di sebuah rumah bersama anak dan cucunya. Arum sedih ketika Cakra, anak sulungnya, pindah ke Bandung. Konflik berlanjut ketika Kanaya yang merupakan anak bungsu Arum berusaha menjodohkan Arum dengan tetangga mereka, duda bernama Gusti. 

Mahalini merasa senang dapat menjadi bagian dalam film Kapan Pindah Rumah. "Ini adalah film pertama aku. Senang sekali bisa menjadi bagian dalam film ini, dan bisa beradu akting dengan senior-senior seperti Cut Mini, dan Om Indro Warkop," ungkapnya.

Hal senada disampaikan aktris senior Cut Mini. "Alhamdulillah, selama proses produksi semua berjalan lancar meski sedang pandemi. Saya senang dengan ceritanya yang simpel, ada drama dan komedinya. Sangat menyenangkan bisa terlibat di film ini," ujar Cut Mini lewat pernyataan resminya.

Film kedua, Eyang Ti, diperankan oleh Cut Baby Tsabina. Sinema mengisahkan batas tipis saat masa lalu dan rahasia berdampingan, sehingga menimbulkan kebencian. Tokoh utama Nares berada di antara masa lalu keluarga dan rahasia tentang dirinya. 

Terakhir, Menunggu Bunda, menampilkan Donny Damara, Putri Ayudia, Rey Mbayang, Adinda Thomas, dan Steffi Zamora. Cerita berpusat pada seorang perempuan yang memutuskan untuk menjadi ibu dari anak-anak lain, menjadi satu. Ketika sang ibu terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit, anak-anaknya perlahan-lahan menemukan kebenatan tentang diri mereka dan tentang ibu mereka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement