Ahad 07 Nov 2021 14:17 WIB

Album Voyage Disebut Bisa Jadi Karya Terakhir ABBA

Album baru ini lahir dari proyek konser baru ABBA.

Album Voyage karya band ABBA mungkin menjadi karya dari grup tersebut (ilustrasi).
Foto: EPA-EFE/OLLE LINDEBORG
Album Voyage karya band ABBA mungkin menjadi karya dari grup tersebut (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM -- Grup musik asal Swedia, ABBA, merilis album studio pertamanya dalam 40 tahun, pada Jumat (5/11). Namun, penggemar yang mengharapkan lagu-lagu baru kelak mungkin akan kecewa karena ini bisa jadi karya terakhir dari ABBA.

"Saya kira tiga orang lainnya akan bilang 'ini akan jadi yang terakhir'," kata Bjorn Ulvaeus, salah satu penulis lagu ABBA yang membuat lagu-lagu terkenal seperti "Dancing Queen", "Waterloo", dan "Money, Money, Money" bersama Benny Andersson.

Baca Juga

"Saya tidak bilang kami tidak akan berkarya lagi. Selalu ada peluang. Saya benci mengatakan ini, saya cuma bilang sepertinya kami tidak akan merekam lagu baru," kata dia.

ABBA yang dibentuk oleh dua pasangan suami istri pada 1972. Sejak lagu "Waterloo" tenar, mereka menempati urutan pertama tangga lagu di dunia sampai mereka bubar pada awal 1980-an. Album ABBA Gold, kompilasi dari lagu-lagu terkenal mereka yang awalnya rilis pada 1992, baru-baru ini melewati pekan ke-1.000 di tangga album UK.

Voyage adalah album pertama berisi lagu baru sejak The Visitors pada 1981dirilis, sebelum bubarnya grup yang bersamaan dengan berakhirnya pernikahan anggota mereka, Agnetha Faltskog dengan Bjorn dan pernikahan Benny dengan Anni-Frid Lyngstad. Rumor beredar selama bertahun-tahun bahwa ABBA akan manggung bareng lagi. Tapi para anggotanya banyak menolak tawaran, termasuk tawaran 1 miliar dolar AS untuk menggelar tur lagi. 

"Dalam hal itu, alasannya adalah kesehatan, untuk alasan di luar uang, hanya untuk kesehatan," kata Ulvaeus dalam wawancara sebelum peluncuran Voyage.

Album baru ini lahir dari proyek konser baru ABBA, juga disebut Voyage, menghadirkan representasi digital dari anggota ABBA yang dibuat dengan teknologi motion-capture. Voyage berisi 10 lagu, semuanya belum pernah dirilis, selain "Just a Notion" yang direkam pada 1978.

Ulvaeus mengatakan dia dan Benny tidak berusaha membuat musik seperti zaman sekarang dan album ini mungkin lebih menarik untuk penggemar lama ABBA. "Kau pasti bisa merasakan sudah 40 tahun berlalu. Ada kedalaman di suara, musik dan lirik," kata dia.

"Ada elemen yang datang seiring usia, saya kira di dalam semua album," ujarnya.

Mereka mengungkapkan rahasia di balik kesuksesan penulisan lagu. "Hanya menulis melodi dan lirik yang cukup baik saja," kata Ulvaeus.

"Tidak mudah, tapi sederhana. Apakah itu akan sukses, tergantung pendengar. Kami hanya melakukan yang terbaik," ujarnya lagi.

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement