Jumat 05 Nov 2021 08:00 WIB

Kena Efek Samping Aneh Covid, Perempuan Ini Minum Sabun Cair

Ahli menyimpulkan gangguan aneh yang dialami perempuan itu efek samping Covid-19.

Rep: Puti Almas/ Red: Reiny Dwinanda
Perempuan kebingungan (Ilustrasi). Seorang perempuan asal Qatar mengalami efek samping aneh Covid-19.
Foto: Pixabay
Perempuan kebingungan (Ilustrasi). Seorang perempuan asal Qatar mengalami efek samping aneh Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang perempuan di Qatar yang positif Covid-19 dilaporkan mengalami efek samping yang cukup aneh dari penyakit wabah ini. Menurut laporan, sekitar empat hari sejak dinyatakan positif Covid-19, perempuan tersebut mulai bertingkah aneh.

Perempuan yang tidak disebutkan namanya itu kemudian dibawa ke rumah sakit. Tim dokter mengatakan bahwa hal itu kemungkinan terjadi karena komplikasi virus yang langka.

Baca Juga

"Perempuan itu gelisah, hanya sedikit tidur, serta berbicara berlebihan," ujar tim dokter melalui British Medical Journal Case Reports, dilansir The Sun, Kamis (4/11).

Perempuan tersebut dikatakan tampak seperti orang yang kebingungan. Ia juga terlihat seperti berbicara meski tidak ada siapapun di sana, yang menunjukkan bahwa mungkin dirinya berhalusinasi.

"Pasien juga secara impulsif meminum 100 ml sabun mandi cair yang membuatnya kemudian dibawa ke rumah sakit oleh kerabatnya," jelas tim dokter.

Selain itu, perempuan tersebut kerap memanggil nama anggota keluarga secara salah. Di salah satu kesempatan, ia juga secara tiba-tiba melepaskan pakaiannya.

Dokter di Ibu Kota Doha, Qatar mengatakan, perempuan itu kadang nampak terlalu gembira dan aktif. Tetapi kemudian ia bisa dengan mudah menangis dan sangat gelisah.

Setelah lama berada di rumah sakit dan meminta untuk pulang, pasien perempuan ini diberi obat penenang dan psikiater didatangkan. Ketika berbicara dengan psikiater, ia disebut mengatakan menginginkan perdamaian dunia.

"Meskipun kurang tidur selama beberapa hari, pasien tidak lelah. Ia bahkan mengaku yakin telah memiliki kekuatan spiritual khusus dari Tuhan yang dapat dia berikan kepada orang lain," jelas tim dokter.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement