Kamis 21 Oct 2021 17:44 WIB

Sutradara Ungkap Karakter Gi-Hun di Akhir Serial Squid Game

Karakter Gi-Hun ubah warna rambutnya menjadi merah yang melahirkan banyak pertanyaan.

Rep: MGROL130/ Red: Nora Azizah
Salah satu episode Squid Game yang tayang di Netflix. Kostum pemain Squid Game, termasuk sepatu putihnya, menjadi laris dicari penggemar yang terobsesi.
Foto: Netflix
Salah satu episode Squid Game yang tayang di Netflix. Kostum pemain Squid Game, termasuk sepatu putihnya, menjadi laris dicari penggemar yang terobsesi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serial Squid Game masih menjadi perbincangan hangat bagi penggemarnya. Serial Squid Game menampilkan ratusan orang yang terlilit hutang yang harus berjuang sampai mati dalam serangkaian permainan anak-anak untuk memenangkan hadiah uang tunai. 

Namun, ada beberapa adegan yang masih belum terungkap, seperti rambut merah Gi-Hun, kontestan No. 456 yang diperankan oleh Lee Jung-jae.

Baca Juga

Diceritakan bahwa Gi-Hun berhasil menjadi pemenang sekaligus pemain terakhir yang masih hidup setelah berpartisipasi dalam permainan mematikan tersebut. Kemudian, ia kembali ke kehidupannya di Seoul dan berusaha menerima keadaan yang telah dialaminya dalam permainan, termasuk kematian teman masa kecilnya dan pemain lain.

Dalam episode terakhir, Gi-Hun mengunjungi sebuah salon rambut dan mengubah warna rambutnya menjadi merah terang. Detil ini kemudian membuat banyak penonton bertanya-tanya.

Dalam wawancara Korea Selatan Sports Chosun, sutradara sekaligus penulis Squid Game, Hwang Dong-hyuk, menjelaskan bahwa ide tersebut datang kepadanya secara intuitif ketika memikirkan hal paling gila yang akan dilakukan Gi-Hun mengingat pengalaman mengerikan yang dialaminya. Hwang berkata bahwa ia membayangkan bagaimana Gi-Hun bisa kembali ke kehidupan normalnya setelah mengetahui fakta yang diungkapkan oleh lelaki tua bernama Oh Il-Nam, kontestan No. 001 yang diperankan oleh Oh Young-Soo.

Sutradara Hwang merasa Gi-Hun pada saat itu akan melakukan sesuatu yang gila yang tidak akan pernah bisa dia lakukan sebelumnya. 

"Dan saat itu rambut merah muncul dibenak saya," jelasnya dalam wawancarnya bersama SBS News, dikutip Kamis (21/10).

"Bisa dibilang itu menandakan bagaimana Gi-Hun tidak bisa kembali ke masa lalu," lanjutnya.

Menurutnya, warna merah pada rambut mewakili kemarahan dari karakter tersebut. Kemarahan ini bisa dirasakan pada adegan terakhir, dimana Gi-Hun sedang menelepon salah seorang dari kompetisi ketika ia berjalan menuju pesawat untuk mengunjungi putrinya.

Kemudian, Gi-Hun memberitahu orang di telepon bahwa dia tidak bisa memaafkan mereka atas segala yang dilakukan mereka kepadanya.

Hingga kini, jumlah penonton dilaporkan belum mengalami penurunan sejak hari pertama perilisannya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement