Sabtu 12 Jun 2021 13:16 WIB

Krisdayanti Pernah Jadi Korban Bullying

Sedihnya Krisdayanti yang Pernah Jadi Korban Bullying

Rep: viva.co.id/ Red: viva.co.id
Krisdayanti
Krisdayanti

VIVA – Krisdayanti telah populer namanya sebagai sang Diva Tanah Air. Dia mengawali karier sejak menang di ajang pencarian bakat Asia Bagus tahun 1992 silam.

Dia kemudian bergabung dengan Warner Music Indonesia dan merilis album profesional perdananya bertajuk Terserah’ pada tahun 1995 silam. 

Album duet pertama Krisdayanti bersama Anang, ‘Cinta’ (1996), dibuat untuk membiayai pernikahan mereka. Album tersebut sukses besar di pasaran dan menjadikan mereka pasangan duet terlaris di Indonesia.

KD, begitu sapaannya menceritakan bagaimana pahitnya masa lalu yang dialaminya. Ternyata istri Raul Lemos itu pernah menjadi korban bullying.

Dia pernah takut masuk sekolah karena khawatir akan dihujat teman-temannya. Mantan istri Anang Hermansyah itu menjelaskan teman-teman sekelasnya suka iseng jika salah satu dari mereka menjadi artis terkenal. 

"Takut dulu masuk ke kelas. Kan dulu banyak yang gencet-gencet (menghujat) gitu. Kalau ada yang baru (artis baru) gitu, suka dikerjain," kata Krisdayanti dalam tayangan Brownis belum lama ini.

"Sampai kadang kalau masih baru takut gitu masuk kelas. Suka ditutup pintunya," ungkapnya melanjutkan.

Kini adik Yuni Shara itu membuktikan kesuksesan di dunia hiburan, politik dan bisnis. KD mengalami transformasi kehidupan dari yang bukan siapa-siapa menjadi penyanyi yang luar biasa.

"Kadang kalau lihat metamorfosa gitu nggak habis pikir bisa bikin lagu begitu," ujarnya.

"Artinya lagu itu dicintai sama ibu-ibu yang seumuran saya. Kalau pesta gitu kan, ibu-ibunya maunya lagunya itu. Ya seneng lah bisa menjadi pemusik yang dicintai di Tanah Air," lanjut pelantun ‘Menghitung Hari’ itu.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan viva.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab viva.co.id.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement