Jumat 23 Apr 2021 02:23 WIB

Apakah Anda Membersihkan Telinga dengan Benar?

Tubuh memproduksi kotoran telinga dengan tujuan untuk melindungi tubuh dari infeksi.

Rep: Adysha Citra Ramadhani/ Red: Dwi Murdaningsih
Membersihkan telinga (ilustrasi)
Foto:

American Academy of Otolaryngology juga telah mengeluarkan imbauan untuk tidak memasukkan apa pun ke dalam telinga. Seberap pun tidak nyamannya, jangan memasukkan stick tajam atau cotton bud ke dalam liang telinga.

Tindakan tersebut justru bisa memunculkan trauma pada bagian telinga luar dan memunculkan risiko infeksi. Tindakan ini juga dapat mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam ke liang telinga.

Bukan tidak mungkin, hal tersebut akan menyebabkam gendang telinga berlubang. Bila itu terjadi, pendengaran juga akan terganggu.

"(Gendang telinga berlubang) mungkin tak bisa membaik sendiri dan mungkin membutuhkan operasi untuk perbaikan," jelas Dr Lee.

Bila khawatir memiliki kotoran telinga yang menumpuk, solusi yang diberikan Dr Lee adalah menggunakan tetes kuping pada sisi kuping yang dianggap bermasalah dengan kotoran telinga. Gunakan lima tetes sebanyak dua kali per hari selama tiga hingga tujuh hari.

"Bisa dibutuhkan sekitar dua pekan untuk melihat manfaatnya. Tapi bila pada waktu ini, gejala masih dirasakan, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter," ungkap Dr Lee.

Selain itu, bila saat penggunaan tetes telinga muncul tanda infeksi, periksakan diri ke dokter segera juga. Tanda infeksi ini bisa berupa demam dan nyeri telinga yang semakin buruk.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement