Jumat 26 Feb 2021 10:06 WIB

BLACKPINK Ditunjuk Jadi Duta Konferensi Perubahan Iklim PBB

BLACKPINK ditunjuk sebagai duta atas kampanye perubahan iklim dalam video musiknya.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah
BLACKPINK ditunjuk sebagai duta atas kampanye perubahan iklim dalam video musiknya.
Foto: Wikimedia
BLACKPINK ditunjuk sebagai duta atas kampanye perubahan iklim dalam video musiknya.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Grup K-pop Blackpink secara resmi ditunjuk sebagai duta untuk Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP26) mendatang. Anggota Blackpink menghadiri upacara pengangkatan di kediaman Duta Besar Inggris di Seoul.

Blackpink menerima surat pribadi yang ditulis Perdana Menteri Boris Johnson. Dalam suratnya, Boris Johnson mengucapkan selamat kepada Blackpink atas keberhasilan video terbarunya yang meningkatkan kesadaran tentang perubahan iklim.

Baca Juga

“Video terbaru Anda 'Aksi Iklim di Area Anda #COP26' sukses besar, dilihat lebih dari 10 juta kali di media sosial  platform. Perubahan iklim adalah masalah paling penting di zaman kita, sungguh luar biasa bahwa Anda telah memilih momen ini untuk memberikan suara Anda pada masalah kritis ini,” tulis Johnson dilansir Soompi, Jumat (26/2).

Duta Besar Inggris untuk Korea Selatan, Simon Smith, mengatakan, Kedutaan Besar Inggris di Seoul sangat senang bisa bekerja sama dengan Blackpink dan YG Entertainment menjelang COP26. Menurut dia, semua pihak perlu bertindak melindungi planet untuk generasi mendatang.

“Kami berharap semua Blink (sebutan nama penggemar Blackpink) di seluruh dunia akan bergabung dengan kami dalam perjalanan ini,” ujar Smith.

Sementara itu, anggota Blackpink berkomentar langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mendidik diri sendiri tentang perubahan iklim.

“Kita perlu tahu apa yang terjadi, karena itu mempengaruhi kita semua.  Kami ingin belajar lebih banyak, dan kami berharap fans kami juga,” kata Blackpink dalam pernyataannya.

Konferensi Perubahan Iklim PBB yang dijadwalkan berlangsung di Inggris Raya pada November 2021 akan mempertemukan para pemimpin dunia dengan tujuan untuk mempercepat tindakan mendesak yang diperlukan untuk memerangi perubahan iklim.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement