Rabu 06 Jan 2021 10:53 WIB

Ratu Elizabeth Batalkan Banyak Pesta Kerajaan karena Pandemi

Setidaknya ada tiga pesta tradisional Inggris yang dibatalkan tahun ini.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah
Foto: Ratu Elizabeth II
Foto: AP
Foto: Ratu Elizabeth II

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Karantina wilayah di Inggris kembali diberlakukan. Semua orang tak terkecuali Ratu Elizabeth pun harus menaati aturan tersebut. Akibatnya, Ratu Elizabeth membatalkan semua pesta kebunnya pada 2021 karena pandemi Covid-19.

Menurut laman People yang dilansir Rabu (6/1), setidaknya  tiga pesta tradisional yang seharusnya berlangsung di Istana Buckingham setiap Mei. Selain itu, ada satu pesta kebun di Holyroodhouse di Edinburgh, Skotlandia, di akhir tahun.

Baca Juga

Menurut istana, dengan tenggat waktu yang semakin dekat untuk melakukan pesta kebun, saat ini tidak mungkin untuk merencanakan sebuah pesta. Terlebih, mereka harus mempersiapkan acara pesta dengan mempertimbangkan tindakan pencegahan Covid-19 saat ini.

Pesta kebun biasanya diadakan di Istana Buckingham sejak 1860-an sebagai cara bagi Ratu untuk mengakui layanan publik. Sekitar 30 ribu orang yang berpakaian rapi dan formal menghadiri acara tersebut.

Selain berbaur dengan anggota keluarga kerajaan, para tamu disuguhi teh dan kue. Menurut situs web keluarga kerajaan, sekitar 27 ribu cangkir teh disajikan dan 20 ribu potong kue dikonsumsi oleh para tamu.

Karena semua pesta kebun istana juga dibatalkan tahun lalu, Ratu Elizabeth belum menjadi tuan rumah acara tersebut sejak 2019. Terakhir kali, acara tersebut dilaksanakan di Istana Buckingham.

Saat itu, Ratu ditemani oleh tiga cucunya, yaitu Pangeran Harry, Putri Beatrice, dan Putri Eugenie. Serta, Kate Middleton dan Pangeran William juga hadir hampir setiap tahun.

Karantina wilayah juga membuat ketiga anak Pangeran William, Pangeran George yang berusia tujuh tahun, dan Putri Charlotte yang berusia lima tahun, juga turut diberlakukan oleh pembatasan terbaru. Sekolah mereka di London tetap ditutup setelah liburan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement