Kamis 15 Oct 2020 17:05 WIB

Meghan Markle Sebut Menyusui Archie Seperti Lari Maraton

Meghan Markle berusaha keras tetap menyusui meski di saat padat aktivitas.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Meghan Markle pernah mengaku agak kesulitan menyeimbangkan tugas kerajaan dengan mengasuh bayinya.
Foto: AP
Meghan Markle pernah mengaku agak kesulitan menyeimbangkan tugas kerajaan dengan mengasuh bayinya.

REPUBLIKA.CO.ID, MONTECITO -- Meghan Markle menyamakan momen menyusui putranya seperti melakukan lari maraton. Archie Harrison Mountbatten-Windsor, putra Meghan dengan Pangeran Harry dari Kerajaan Inggris, kini sudah berusia 17 bulan.

"Menyusui seperti lari maraton. Di antara setiap acara resmi, saya harus berlari kembali untuk memastikan putra kami mendapat asupan ASI, dan itu sangat banyak," kata perempuan bergelar Duchess of Sussex itu.

Baca Juga

Meghan pernah mengaku agak kesulitan menyeimbangkan tugas kerajaan dengan mengasuh bayinya. Pada wawancara akhir tahun lalu, mantan aktris Amerika Serikat itu mengatakan dirinya tidak sedang baik-baik saja, dan dia sedang sangat rentan.

Pada sebuah podcast terbaru, dia menjelaskan maksud dari ucapannya waktu itu. Meghan yang memutuskan tinggal di Montecito, Kalifornia, AS, bersama Harry dan Archie itu mengatakan pernyataan tersebut memang apa adanya.

 

"Saya menjawab dengan jujur, karena saat itu sedang ada di masa-masa rentan dan kelelahan. Tak ada pencitraan, hanya pengakuan bahwa inilah saya, seorang ibu dengan bayi berusia empat setengah bulan yang sedang lelah," ungkap Meghan menjelaskan kondisinya ketika itu.

Meghan merasa geli menanggapi informasi bahwa dia dianggap "orang paling teraniaya" di seluruh dunia pada 2019. Padahal, Meghan cukup lama tidak terlihat selama masa cuti hamil dan merawat bayi, tetapi apa yang sudah jadi anggapan umum tetap bertahan.

Meghan mengakui semua informasi tidak benar yang beredar tentang dirinya bisa memengaruhi kesehatan mental dan merusak secara emosional. Untuk mengatasi tekanan, terutama di dunia maya, pemeran serial televisi "Suits" itu melakukan meditasi.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan menjadi terbaik. Saya menulis catatan harian yang memberikan dampak sangat kuat. Hal itu memungkinkan saya merenungkan dari mana saya berasal," ujarnya, dikutip dari laman NZ Herald, Kamis (15/10).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement