Rabu 23 Sep 2020 15:48 WIB

Fashion Show Virtual Ini Disaksikan 2 Juta Penonton

Nusantara Fashion Festival 2020 menggelar mode virtual terbesar pertama di Indonesia.

Rep: Herning Banirestu (swa.co.id)/ Red: Herning Banirestu (swa.co.id)
.
.

Nusantara Fashion Festival (NUFF) 2020 menggelar mode virtual terbesar pertama di Indonesia telah sukses diselenggarakan sepanjang bulan Agustus 2020. Gelaran ini merupakan inisiatif dari Kementerian BUMN melalui Bank BRI guna mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, lebih dari 300 kolaborator ikut ambil bagian dalam memperlihatkan kualitas dan inovasi produk mode Tanah Air.

Keseluruhan kegiatan kolaboratif ini bertujuan untuk merevitalisasi bisnis industri mode nasional dan sukses menuai dukungan positif dari masyarakat pecinta mode di Indonesia. Sepanjang acara berlangsung, NUFF 2020 telah disaksikan oleh 2.208.266 viewers yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia dan mancanegara. Hal ini merupakan indikasi yang menggembirakan bagi industri mode Indonesia, di tengah masa yang menantang ini.

Erick Thohir, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional/Menteri Kementerian BUMN mengatakan, Nusantara Fashion Festival 2020 merupakan kolaborasi dari 300 desainer, UMKM dan pegiat fashion Indonesia untuk menyemarakkan HUT Indonesia ke-75. "Karya-karya anak bangsa memiliki desain dan kualitas yang tidak kalah dengan produk asing. Mari kita support hasil UMKM, fashion lokal dengan makin sering membeli barang-barang lokal. Bangga Buatan Indonesia," ujar Erick.

NUFF 2020 hadir dengan misi khusus memperkenalkan ragam hasil karya mode nasional bagi masyarakat Indonesia. Animo masyarakat terhadap NUFF 2020 sangat luar biasa dan diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat Indonesia akan produk mode lokal. Guna mendukung UMKM mode nasional, Bank BRI mengadakan berbagai kegiatan online dan offline dengan promo menarik.

"Selama bulan Agustus saat NUFF 2020 berlangsung, kami mencatat telah terjadi transaksi dengan sales volume lebih dari Rp 89 miliar. Angka ini meningkat hampir 2 kali lipat di mana sales volume merchant offline dan online pada bulan sebelumnya atau sebelum event NUFF Rp 45,8 miliar. Tentunya hal ini memberikan dampak secara langsung bagi keberlangsungan bisnis UMKM sektor mode. NUFF 2020 mungkin telah berakhir, tapi kami percaya semangat masyarakat Indonesia untuk menggunakan produk lokal akan terus berkembang.” jelas Handayani, Direktur Konsumer Bank BRI.

Dilaksanakan selama satu bulan, NUFF 2020 memberikan pengalaman virtual terbaik bagi penonton. Hadir secara live stream rangkaian kegiatan NUFF 2020 dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia, bahkan mancanegara. Mempersembahkan ruang diskusi terkait mode bersama pembicara dengan latar belakang beragam.

Menampilkan karya presentasi mode digital karya 75 desainer dan UMKM serta kolaborasi 20 seniman bersama brand dan perancang mode dalam melelang 10 karya eksklusif terbatas guna membantu UMKM mode yang terdampak. NUFF 2020 telah berhasil memperlihatkan semangat dalam beradaptasi bagi penggiat mode untuk tetap berkarya dan berdaya.

Menurut Ben Soebiakto, CEO Samara Media & Entertainment NUFF 2020 bertujuan memaksimalkan ekosistem digital untuk menjadi wadah presentasi mode Indonesia. Kami menjadi penggerak bagi industri mode untuk kembali bangkit dan mempresentasikan karya mereka. "Pada tanggal 16 hingga 31 Agustus 2020 NUFF 2020 juga menggelar Charity Auction. Melalui lelang virtual ini, kami berhasil mendapatkan dana sebesar Rp 100.586.000," ungkapnya.

Seluruh dana yang dikumpulkan diserahkan kepada Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS), guna mendukung pengembangan UMKM mode di 5 daerah wisata di Indonesia. Diharapkan masyarakat lebih mengenal keanekaragaman karya industri mode Indonesia. "Selain itu kami harap semangat Bangga Buatan Indonesia tidak berhenti sampai disini. Kami harap masyarakat Indonesia mendukung gerakan #LokalTiapHari dengan menggunakan dan membeli produk lokal setiap harinya. Melalui gerakan sederhana ini, kita bisa sungguh berkontribusi bagi perkembangan ekonomi negara," tegasnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan swa.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab swa.co.id.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement